Titik Terendah Dalam Hidup

Jadi, Siapa Lagi yang Ingin Mati?

‘Kamu bahagia ya…’

‘Wah, hidupmu kok enak banget sih…’

‘Dia nikmatin ketenarannya banget ya. Pasti seneng…’

Saya pernah mendengar kalimat-kalimat itu terucap dari satu, dua, atau bahkan tiga mulut orang, yang kala itu sedang melihat prestasi, kemapanan, dan popularitas dari orang-orang lainnya. Seolah-olah, dari apa yang dlihat secara kasat mata,  itulah satu-satunya hal yang bisa dilihat dan dinilai seenak jidat. Tanpa terlebih dahulu berpikir perihal latar belakang, masalah apa yang menerpa di hari sebelumnya, pun beban apa yang sedang dia tanggung kala itu. (more…)

Advertisements

Avalanche

SABTUH!

Wahaha lama banget ya kayaknya udah nggak mengawali tulisan dengan kalimat tersebut? Hampir sebulan deh kalau dihitung-hitung. Tapi nggak masalah kalik yaaaaa, yang penting di bulan Juli kali ini, #SabtuNgomonginLagu kembali dimulai lagi.

Sebelumnya, gimana nih kabar lebarannya? Baik-baikkah yang barusan balik dari kampung halaman? Baik-baikkah yang baru kemarin ditodong dengan pertanyaan-pertanyaan mainstream tiap lebaran? Baik-baikkah hati-hati yang baru kemarin ditinggalkan?

Semoga semangat selalu yah! (more…)

Kepada mereka yang lelah dalam hidupnya

Berada pada titik terbawah dalam hidup.

Gue yakin, dari banyaknya orang yang tersebar dalam dunia ini, pasti ada sebagian atau beberapa orang yang pernah jatuh dalam titik terbawah dalam hidup.

Maksudnya apa sih?

Titik terbawah dalam hidup adalah sebuah situasi dimana kita merasa frustasi, merasa lelah dan merasa bosan dengan kehidupan yang kita jalani.

Jadi gini, pernah nggak kalian merasa sendiri disuatu tempat yang sebenernya suasana disana itu ramai? Atau, pernah nggak kalian merasa sendiri dikamar dalam keadaan gelap, berlindung dibalik selimut dan dalam keadaan gelap gulita sunyi sentosa? Hampa. Gue tau bahwasanya rasa itulah yang merasuk cepat didalam lubuk hati. (more…)