#Penolakan

Pengumuman dan Penolakan

Hai.Hai.Hai.

Ini adalah postingan baru setelah kemarin gue membuat postingan giveaway ini :

Giveaway Sederhana dan Sedikit Saja

Maka, sesuai dengan janji gue kemarin, pada postingan ini gue akan mengumumkan perihal siapa yang berhak mendapat hadiah dari giveaway perdana gue tersebut.

Dari sekian banyak temen-temen yang komentar, ada banyak sekali jawaban-jawaban yang unik dan menarik atas lima pertanyaan yang gue ajukan. Namun, dari semua jawaban-jawaban tersebut, gue bisa menarik kesimpulan bahwa :

Gue adalah manusia yang terbiasa dengan penolakan. (more…)

Advertisements

Awal Dari Sebuah Penolakan

Gue bergegas ke sekolah sambil membawa kado hasil kerja keras gue semalam. Tentu dengan pemikiran jangka panjang, gue gak akan menyimpan kado itu di dalam kelas. Yah, di kelas gue aja bolpen bisa ilang, apalagi kado.

Untung gue punya temen yang rumah saudaranya ada di deket sekolah. Di sanalah kado gue akan terjaga dengan aman. Jadi, gue pun langsung aja menitipkan itu kado di rumah saudara temen gue.

Rencana awal, gue mau ngasih kado ini ke Elfie pas jam istirahat. Kalau suasananya pas, gue juga mau nembak Elfie saat itu juga. Gue gak mau mendam lama-lama keinginan gue buat mendapatkan cinta Elfie. Nyesek ketika gue harus tersenyum mendengar dia cerita tentang orang lain. Menyedihkan ketika gue dipaksa tertawa terbahak mendengar dia cerita hari-hari lucunya bersama orang lain. Sekarang saatnya dia tau bahwa orang yang pantas untuknya sebenarnya sudah ada. Dia yang selalu menemaninya, menghiburnya, menyemangatinya dan dia itu adalah gue! *setel backsound padamu negeri.

Jam istirahat pun tiba. Gue langsung lari mengambil kado yang tadi pagi gue titipkan di rumah saudara temen gue. Ketika kado udah di tangan, gue segera beranjak ke kelas Elfie. Dengan langkah seribu, gue jejaki jalanan membawa bungkusan berbentuk kotak dan bermotif bunga unyu. (more…)