De Djawatan

Trip To Baluran : Gagal Menuju De Djawatan dan Menyeberang Sebentar ke Bali

Sore di Banyuwangi menyambut dengan pancaran cahaya jingga yang menyilaukan dari ufuk barat. Kala itu, waktu yang terpampang di layar handphone masih sekitar pukul tiga lebihnya lima menit. Waktu yang agaknya bisa dibilang masih siang dan sinar matahari yang menampar terasa cukup panas di tangan. Namun, ketika saya mencoba untuk keluar dari penginapan dan mengintip cahaya matahari di arah barat, saya merasa, kondisi seperti ini jika di Jogja sudah seperti sekitar pukul empat lebihnya seperempat.

Saya pun kembali masuk ke dalam penginapan, lalu berucap kepada pacar yang sedang mengenakan gincu pixy andalan sambil memonyongkan bibir di depan kaca kecilnya.

‘Ini kita kesorean kagak ya?’ (more…)

Advertisements

Trip To Baluran : Menyisir Pantai-Pantai Indah di Banyuwangi

Pagi di Bima Homestay menyambut dengan ramah. Kicau burung yang bertengger pada pohon mangga depan kamar menjadi irama penyemangat untuk membuka hari. Saya membuka mata perlahan, namun masih tetap mencoba untuk merebahkan diri karena bagi saya, rebahan adalah posisi terkece tersolid terkeren terganteng dan ter-ter lainnya ketika bangun tidur.

Bisa dibilang, tidur paling nyamannya saya saat berlibur kali ini adalah ketika berada di Bima Homestay. Tidak tau kenapa, setelah sehari sebelumnya menerpaksakan diri untuk tidur di Banyuwangi Beach dengan kondisi yang amat sangat kepanasan karena AC yang tidak dingin alias matek yang literally kabelnya putus dan which is itu bangkek, kini di Bima Homestay saya merasakan esensi tidur yang sebenar-benarnya. (more…)