#Diary

Catatan sehari-hari Febri yang telah dijalani

Berani ‘Melawan Arus’ untuk Bekerja di Bidang yang Disuka?

Seneng nggak sih, kalau misal kita bekerja di suatu bidang yang disuka dan menghasilkan gaji dari sana?

Pertanyaan itu adalah pertanyaan yang acap kali hadir dibenak saya akhir-akhir ini. Entah kenapa, mungkin karena kegelisahan-kegelisahan atas segala sesuatu yang tidak pernah bisa saya ketahui perihal masa depan seperti apa yang kelak akan saya jalani nantinya, seperti misal besok lulus mau jadi apa atau hal paling sederhana seperti besok lulus mau bekerja di mana.

Saya masih belum paham.

Terkadang, saya cukup merasa iri kepada beberapa orang dan sebagian teman-teman saya yang jika mereka ditanya perihal mau jadi apa dan mau bekerja dimana, mereka bisa menjawab dengan penuh keyakinan tinggi, seolah hal tersebut memang sesuatu yang dia inginkan sejak lama. (more…)

Advertisements

Pada Suatu Malam…

‘Mau lewat lift atau eskalator, nih?’

Perempuan itu mengalihkan pembicaraan tepat ketika saya melihat betapa banyaknya antrian manusia yang menunggu di depan lift. Tak hanya itu, eskalator dan lampu-lampu di Jogja City Mall (JCM) malam itu pun juga sudah dimatikan karena waktu telah menunjukkan jam sepuluh lewatnya tiga puluh menit.

Saya berpikir sejenak, mencoba menimbang-nimbang pilihan yang perempuan itu ajukan. Sampai akhirnya, sembari menghela nafas panjang, saya membelokkan langkah kaki menuju ke arah eskalator yang telah mati.

‘Eskalator aja, yuk’ ucap saya pelan seraya berharap semoga pilihan yang telah saya pilih tidak memberatkannya. (more…)

Eh, Kamu Mau Nggak Aku Kenalin Ke Temenku?

Jika ada satu hal yang membuat saya gagal paham dan bertanya-tanya perihal maksud seperti apa yang dikehendaki, maka hal itu adalah ketika ada seorang teman yang melihat saya, lalu mereka berkata  dengan kalimat memelas seperti :

‘Eh, kamu kok hidupnya kek garing banget gitu sih? Mending sini deh, ku kenalin sama temenku aja.’

Emm…

Awkay sih, saya tidak bisa menjadi munafik untuk kemudian mengaku-ngaku bahwa hidup saya sangat bahagia dan nggak butuh temen baru atau apalah itu. Yha, jika mungkin orang-orang boleh menilai dan bisa menjelma menjadi diri saya, mereka pasti akan berpendapat betapa membosankannya hidup yang saya jalani akhir-akhir ini. (more…)

Mengenang Tegal : Kota Kelahiran

Pernah nggak sih, ngerasa ada yang beda sama suatu tempat yang pernah kita singgahi dahulu? Suatu tempat yang kayaknya dulu sangat familiar dengan hidup kita, tapi saat kita coba untuk mengunjungi balik, kok rasanya ada banyak banget hal yang berbeda gitu.

Pernah kalik ya?

Atau mungkin sering?

Kayaknya sih, ada banyak banget orang yang pernah merasakan hal demikian, entah itu merujuk pada suatu tempat, atau pada suatu hati yang pernah tertanam sebuah perasaan. Tapi yang jelas, semua terasa beda aja gitu. Beda aja. (more…)

Menikmati Harum dan Rasa Khas Kimiawi dari Sabun Harmony

Sebagai penyuka makanan sejati, saya selalu suka saat melihat tayangan masak-masak atau review-review makanan di youtube gitu-gitu. Ria SW, Gerry, Tanboy kun, FIX Productions, Raditya Dika, dan orang-orang selow lainnya yang doyan banget makan, mereka menjadi salah satu kiblat saya dalam menjatuhkan iler dengan tumakninah di atas lantai. (more…)