Author: febridwicahya

Seorang mahasiswa teknik sipil yang percaya bahwa hidup bukan hanya sekedar untuk bikin tugas dan laporan. Contact : |Email : febridwicahya@gmail.com |Twitter : @Efebeeri |Facebook : Febri Dwi Cahya|

Fight Song

Disini ada yang pernah merasa depresi nggak sih?

Mmm…

Entah kenapa, kata depresi sekarang ini kesannya kok serem gimana gitu ya? Kalau mencoba maksa untuk menghubung-hubungkan depresi dengan suatu hal, maka hal yang paling cocok untuk dikaitkan adalah bunuh diri.

Bener nggak sih?

Kalau misal kita mau mengkaji ulang tentang apa yang terjadi akhir-akhir ini, mungkin kita bisa menyimpulkan bahwa memang banyak kasus bunuh diri yang dilandaskan atas dasar depresi. Kasus bunuh diri yang paling baru kemarin tentu adalah tentang Chester Bennington yang mungkin cukup menghebohkan dunia. Selain Chester Bennington, ada banyak lagi public figure yang pernah depresi lalu memilih untuk bunuh diri seperti misal Kurt Cobain, Robin Williams, Chris Cornell, dan masih banyak lagi public figure lainnya. Oh iya, belum lagi kalangan masyarakat biasa yang beberapa diantara mereka merasa tidak bisa lagi menahan diri untuk tetap hidup ketika depresi melanda.

(more…)

Mampir Sebentar di FKY (Festival Kesenian Yogyakarta)

LIBOOOOR!!!

Yah, sesi perkuliahan semester 8 kemarin akhirnya selesai juga. Beberapa nilai sudah keluar, dan beberapa hasil sudah cukup memuaskan. Pada kuliah semester 8 kemarin, bisa dibilang merupakan salah satu sesi perkuliahan yang cukup selo abis mengingat gue hanya mengambil 12 SKS aja.

Merasakan kuliah hanya 12 SKS doang itu ternyata enak juga. Enak disini maksudnya bukan karena banyak liburnya, loh ya, lhawong pada akhirnya gue juga masuk setiap hari dari Senin sampai Jumat. Tapi, enak yang gue maksud adalah gue jadi bisa fokus sama satu mata kuliah perharinya. Jadi, tiap kali tiba masanya ujian, gue cuma harus fokus dan mempelajari satu mata kuliah doang. Kan enak ya?

Seandainya gue tau hal ini dari semester 1 lalu, pasti dari dulu gue ngambil 12 SKS aja tiap semesternya, dan mungkin… Gue baru bisa lulus sepuluh tahun kemudian.

Naudzubillah.

(more…)

Menjemput dan Mengingat Masa KKN

‘KKNLYFE!’

‘PROKER-PROKER, DEMI KKN YANG LEBIH BAIK!’

‘SEDANG BOKER DI KAMAR MANDI POSKO’

Akhir-akhir ini, gue sering banget melihat postingan instastory dari beberapa adik angkatan yang bertuliskan kalimat demikian, lengkap dengan foto atau video yang menandakan bahwa mereka sedang benar-benar melakukan KKN.

Untuk tulisan KKNLYFE pada instastory, biasanya foto atau video yang ditampilkan adalah gambaran mengenai rutinitas mereka tentang kehidupan KKN, entah itu di Posko, di Desa, atau di Hati Ibu/Bapak Lurah.

Untuk tulisan Proker-Proker, Demi KKN yang Lebih Baik pada instastory, biasanya foto atau video yang ditampilkan adalah sebuah aktivitas dari penggiat KKN yang sedang menjalankan program kerja demi program kerja yang telah direncanakan. (more…)

Akad

Nikah itu mudah atau sulit sih?

Beberapa hari yang lalu, gue sempet berpikir tentang pertanyaan demikian. Nggak tau kenapa, tiba-tiba kepikiran aja. Meskipun gue udah beberapa kali membahas mengenai pernikahan di postingan Nikah Muda, Pertanyaan Tentang Pernikahan, dan Pernikahan : Sesuatu yang Tidak Bisa Dilihat Dari Satu Sisi. Tapi, sejujurnya gue udah agak males sih membahas tentang pernikahan sih.

Jadi yaudah.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Eeee kagaaaak.

Haha, gue kembali kepikiran tentang pertanyaan di atas adalah karena September besok, kakak gue nikah. Ya, akhirnya ada anak dari bapak-ibuk gue yang hendak menikah juga dong ya. Gue sempet dibercandain sama Bapak gue biar ikut nikah sekalian, tapi berhubung gue mau fokus kuliah dulu, maka bercandaan itu nggak gue tanggepin. (more…)

Motif Penipuan Berkedok Mandiri E-Cash Bikin Emesh Ih!

Banyak yang bilang, perkembangan zaman yang sudah semakin maju ini adalah sebuah langkah awal bagi setiap orang untuk berkembang dan meraih kesuksesan. Pada dasarnya, kita semua pasti mulai sadar dan memahami bahwa ada beberapa orang yang sudah bisa mengambil banyak keuntungan dari perkembangan zaman ini.

Mark Zuckerberg, beliau memanfaatkan perkembangan zaman dengan membuat facebook dan penghasilan jutaan dollar masuk ke kantongnya.

PewDiePie, dia memanfaatkan perkembangan zaman dengan membuat channel youtube, meraup banyak subcriber, dan meraih jutaan dollar pula dari adsense atau iklan-iklan lainnya.

Selebtwat-selebtwat, mereka memanfaatkan perkembangan zaman dengan melucu di twitter, mengumbar drama, hingga sekarang meraih keuntungan endorse sana-sini sampai ada yang sempat kelupaan bahwa dia pernah memberikan duit 100 pounds ke mas-mas uber. (more…)