Author: febridwicahya

Seorang mahasiswa teknik sipil yang percaya bahwa hidup bukan hanya sekedar untuk bikin tugas dan laporan. Contact : |Email : febridwicahya@gmail.com |Twitter : @Efebeeri |Facebook : Febri Dwi Cahya|

Secuil Kenangan di Berau

 

Kawasan Kota Berau.jpg

Indahnya Kota Berau (Source : Beraupost)

‘Besok kamu bakal kesini lagi nggak, Feb?’

Kalimat itu seolah mengingatkan gue pada suatu masa. Secuil kenangan yang nggak mungkin bisa terlupakan. Sebuah ingatan yang tersimpan rapat di sisi otak sebelah kanan. Seuntai kata yang membuat gue kembali berpikir, apakah kelak gue akan kembali?

Berau.

Semua berawal dari malam tadi. Ketika gue begadang menunggu waktu sahur sendiri di ruang tengah, gue tiduran sambil memainkan hape. Tanpa ada aba-aba yang berarti, gue pun mencoba untuk membuka facebook dan melihat beberapa album yang tersimpan disana. (more…)

Advertisements

Maaf Untuk Keputusan Ini

400_milyon_insanin_ruh_sagligi_bozuk_b

Source : hastane.com

Ada banyak hal di dunia ini yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Ya, kita semua pasti sering sekali mendengar banyak orang, teman, atau kerabat terdekat kita yang mengutip kalimat di atas untuk menyemangati sesamanya. Entah benar atau tidak, kita pun akhirnya bisa kembali bangkit setelah mendengar kutipan tersebut. Seolah apa yang kita harapkan memang tidak seharusnya bisa terealisasikan. Seolah kita bisa benar-benar mengikhlaskan. Seolah kita benar-benar mampu menerima kenyataan. (more…)

I Don’t Know My Name

Sabtuuuuh!

Bhihihik, perasaan gue girang banget deh ngomong ‘Sabtu’-nya. Padahal, ya aslinya begini nih. Memilih untuk memojokkan diri di pojok kamar sembari mengucap pamit kepada seisi dunia, yang mana memberikan tanda bahwa hari Sabtu buat gue sudah berakhir semenjak pukul 18.00 WIB.

Alay amat, anjer.

Jadi, akhir-akhir ini gue lagi suka-sukanya mainan ukulele. Hampir tiap hari, disaat waktu senggang, gue pasti menyempatkan diri untuk mengambil ukulele yang tergeletak di sudut kamar lalu kemudian sok-sokan menggenjrengnya dengan asal diiringi dengan nada-nada false yang gue senandungkan. (more…)

Selingan Sejenak di Idul Adha : Tentang #SaveRohingya dan Penindasan-Penindasan Di Dalamnya

Cek…

Cek, satu…

Satu… Dua… Tiga…

Ehem, ehem.

Selamat Merayakan Idul Adha ya, bagi semua masyarakat muslim yang merayakan. Semoga kita bisa meneladani pribadi Nabi Ibrahim yang mana beliau bisa mengutamakan untuk lebih cinta kepada Allah, daripada kepada seluruh makhluk yang mana hanya ciptaan Allah.

Aamiin.

Sudah, sudah. Itu makan daging qurbannya nggak usah banyak-banyak. Ingat kolesterol. (more…)

Tidak Ada Putus yang Baik-Baik Saja

mau putus sama pacar

Ciye Putus (Source : Sepositif.com)

‘Putus baik-baik adalah sebuah tindakan yang dewasa’

‘Nggak ada putus baik-baik. Kalau baik-baik, harusnya nggak putus dong?’

‘Duh… kemaluanku nggak sengaja keputus…’

Pernah nggak sih, mendengar untaian-untaian kalimat seperti yang tertera di atas?

Mmm…

Secara sadar atau enggak, ada banyak anggapan yang berbeda setiap kali hubungan yang dijalani oleh seseorang baru saja berakhir.

Gue sering melihat ada sepasang kekasih yang dulunya mesra banget, tapi ketika sudah putus, hubungan mereka merenggang dan mereka saling memblokir akun media sosial pasangannya. (more…)