Cara Kerja Penyesalan

Beberapa orang, mereka sulit menerima kenyataan yang ada di masa sekarang. Padahal, apa yang terjadi di kehidupannya sekarang, adalah keputusan yang telah dia buat beberapa bulan atau beberapa tahun silam.

Lalu atas dasar ketidaksesuaian dengan rencana yang telah dibuat, atas dasar kesulitan hidup di masa sekarang, atas dasar bayang-bayang hal baik yang ada di masa lalu… muncullah sebuah hal bernamakan penyesalan.

sebauh penyesalan

source : idntimes.com

 

Sianjir.

Opening tulisan saya keren banget.

Parah.

Screenshoot dulu.

Cekrek.

Update-update.

Mantep.

Etapi serius, pembahasan yang akan saya tuliskan kali ini sedikit serius. Jadi, mari yang mungkin memiliki pengalaman hidup yang lebih mantep, pemikiran lebih luas, dan pendapat yang berbeda, kita bisa sharing-sharing sedikit di komentar nanti.

Soalnya ini tulisan saya kesannya ngaco dan yaaaa, ya begini aja.

Tapi ngausa panjang-panjang. Saya males ngetik.

Ehe.

Tentang bagaimana cara sebuah penyesalan bekerja.

Penyesalan

source : al-waie.id

Saya sering melihat dan mendengar, tentang bagaimana seseorang kurang bisa menerima atas hal-hal yang terjadi pada kehidupannya sekarang. Lalu beberapa keluh kesah terucap, sampai akhirnya, di akhir keluhnya, terbesit sebuah kata-kata :

‘Saya menyesal deh, dulu telah bikin keputusan begini’

Lantas bagaimana?

Yaudah. Nggapapa.

Nggausah sok basa-basi dengan merangkul si pengeluh, lalu memberikan petuah dengan ucapan :

‘yah, gimana? penyesalan selalu datang belakangan…’

Nggak dong.

Sianjir. Itu malah nambah beban.

Tenangin aja.

Hmm…

Jadi begini, kepada siapapun yang mungkin saat ini sedang berkeluh kesah. Sedang duduk sendirian di atas kursi sambil menopang kepala, berpikir tentang keputusan yang dulu pernah diambil dengan mantap, namun bagimu saat ini adalah salah.

Apapun keputusannya.

Entah keputusan untuk meninggalkan suatu hubungan.

Entah keputusan untuk meninggalkan pekerjaan.

Entah keputusan untuk pindah jurusan kuliah.

Entah keputusan-keputusan pelik lainnya.

Nggapapa.

Mengambil Keputusan

source : hellosehat.com

Keputusanmu saat itu adalah hal terbaik yang membawamu ke masa sekarang. Kalau misal saat ini kamu merasa kurang baik dengan apa yang terjadi sebelum membuat keputusan dulu, ya, kamu hanya sedang melewati sebuah tanjakan tajam dan belom nemu titik terangnya.

Jalani dulu saja.

Nanti juga sampai. Pelan-pelan.

Lagipula, saya yakin, orang yang saat ini sedang berada di masa sulit dan sedang kepikiran dengan penyesalannya dalam mengambil keputusannya dulu, ya objek pembandingnya adalah dua hal yang sangat tidak apple to apple.

Nggak fair loh, ngebandingin masa sulitmu sekarang, dengan masa-masa awal menyenangkanmu menjalin hubungan dengan siapapun dia. Tentu itu timpang. Coba bandingkan, masa sulitmu sekarang, dengan masa-masa dirimu memaksakan berjalannya sebuah hubungan yang sedang diambang kehancuran, dimana melanjutkannya hanya akan menyakitimu sendiri ataupun dia yang di sana.

baca juga : gagal ngapapa kok

Nggak fair juga loh, ngebandingin masa sulitmu sekarang, dengan masa-masa dimana awal kamu bekerja dan mendapat gaji yang cukup lumayan. Jelas, itu timpang. Coba bandingkan, masa sulitmu sekarang dengan masa-masa dimana kamu merasa dipermainkan oleh management perusahaan, merasa begitu-begitu aja, merasa kurang nyaman dan tidak adil, atau hal-hal lain yang mana akhirnya membuatmu mantap mengambil keputusan.

Ini hanya masalah pikiran aja, kok.

Tenang.

merasa menyesal

source : rumahtarbiyah.com

Apa kamu bisa menjamin, saat dulu kamu tidak memutuskan untuk mengakhiri sebuah hubungan yang terlalu memaksakan, kamu akan baik-baik saja menuju hari ini?

Apa kamu bisa menjamin, saat dulu kamu tidak memutuskan untuk cabut dari kerjaan yang bagimu kurang sesuai, kamu akan tetap baik-baik saja sampai hari ini?

Apa kamu bisa menjamin, saat dulu kamu tidak keluar dari jurusan kuliah yang tidak sesuai denganmu, kamu akan tetap santai dan tidak mengeluh sampai hari ini?

Belum tentu kan?

Lagipula, saat dulu kamu mengambil sebuah keputusan, saya yakin, setelahnya, kamu juga merasa terlegakan. Terlepas dari jerat sulitnya sebuah hubungan, terlepas dari kemelutnya pekerjaan sebelumnya, terlepas dari rasa ketidaksesuaian jurusan dari apa yang diinginkan.

Yaudah.

Rasa lega itu yang seharusnya bisa kamu bandingkan dengan apa yang kamu sesalkan sekarang.

Jalan kita sebagai manusia, nggak melulu akan lurus dan mulus begitu.

Enggak.

Kecuali kalau si Rafathar ya.

Ngga tau juga itu dia besok gimana hidupnya.

Tapi yaudah, jangan bandingkan hidupmu dengan orang lain. Capek.

Apa yang kamu hadapi sekarang, adalah hal baik atas keputusan yang kamu tentukan dulu. Ingat itu selalu.

Hanya, sebagaimana dulu kamu pernah merasa nyaman dengan sebuah hubungan lalu di ujung sebelom akhir, kamu bertemu dengan banyak masalah dan rasa sakit yang tidak berkesudahan, lalu pindah adalah hal terbaiknya.

baca juga : kepada mereka yang lelah dalam hidupnya

Sebagaimana dulu kamu pernah merasa senang dengan gaji tiap akhir bulan, namun di akhir, kamu merasa kurang diadilkan, ada timpang tinding atas yang kamu rasakan, manajemen yang tidak sesuai atau apapun itu, sehingga keluar adalah jalan terbaik yang kamu pikirkan.

Ya, kali ini pun juga. Kamu hanya sedang berada di masa-masa sulit. Dan jalan selanjutnya adalah, mengambil keputusan untuk pindah dari masa sulit itu.

Nggak lama kok.

Mencapai Tujuan

source : dictio.id

Berjalan nggak sesuai rencana semula seperti saat kamu menentukan sebuah keputusan itu, ya, hal yang sudah sangat biasa kok. Tuhan hanya ingin ngasih kita ujian dan cobaan sebentar aja. Dan, yah, Tuhan juga yakin kalau kita bisa ngelewati ujian tersebut.

Jadi jalan satu-satunya?

Ya, jalani sebaik-baiknya saja atas apa yang sedang kamu hadapi sekarang.

Nanjak pelan-pelan.

Nanti juga sampai.

Istirahat sejenak ngapapa.

Nanti jalan lagi.

Jangan berhenti.

Jangan terpaku atas apa yang sudah lalu.

Jadikan yang lalu sebagai pengingat untukmu.

Capai yang didepan untuk menjadi lebih baik dari yang sudah berlalu dulu.

Semangat selalu.

 

94 comments

  1. Haaahaaa…Suueee.😂😂

    Penyesalan tuh belakangan…kalau duluan mah pendaftaran.😂😂

    Akan ada problem jika hubungan itu tak pernah seiring sejalan. Meski ditentang yaa tetap saja bersebrangan.

    Dalam artian susah untuk nyaman dan mendapat kedamaian.😊😊

  2. Dalem banget nih. Banyak yang bakal terbantu pas baca tulisan yang nyemangatin ini.

    Btw, aku jadi inget gojeg lawas: Penyesalan datangnya pasti belakangan, kalau di depan namanyanya pendaftaran. 😀

      1. jyahahahahhaa ke mane aje ente Mz. 😀 😀 😀
        penyesalan itu adanya di belakang, kalok di awal namanya pendaftaran, kalok di tengah namanya daftar ulang. ku siy dapetnya versi lengkap. yang Mz versi diskonan kalik #ehgimana

  3. Kebetulan abis resign dari kerjaan, ads nyeselnya sih, tapi bener emang, kalo bandingin keadaan sekarang sama keadaan pas kerja pasti pusing kepala kalo dibandingin, apalagi bandinginnya antara pas kerja sama pas jadi pengangguran. Wadidaw mantap.

    Btw, demi apapun saya iri sama rafathar.

    1. wahahahaaha makane mas. perbandingannya ngga apple to apple kalau misal yang dibandingin masalah dapet gajine tok.

      padahal bebane yo berat. hahahak

      podo mas. bajingfeng kae rafathar.

  4. dalem banget tulisannya. mau ngasih jempol dulu ah.
    baca ini bikin inget motto tumblr ku dulu,
    “boleh lelah tapi tidak boleh berhenti.”
    mengingat sudah banyak hal terlewati dan pasti satu dua pernah menyesal atas keputusan yang pernah diambil haha. tapi yasudahlah, sudah terjadi.

    1. Wahahaha makasi mbaaa 😀

      jempol kamu ilang satu ngga kalau dikasi di sini satu?

      hahaha, mottomu sunggu mantap mbaaaa.

      Benar. yauda, ngga usa disesali. Nggapapa kok. esok akan lebih cerah lagi 😀

  5. wah ini aku banget
    kadang mikir dulu kenapa risen dan sekarang malah tertatih tatih membuka usaha sendiri

    tapi bener juga
    apa iya kalau enggak risen tetep bahagia
    kadang juga mikir kalau enggak risen mustahil juga bisa nulis buku

    hahahah jadu curhat

    aku jadi inget juga kata kata Miss Supranational Indonesia 2017 karina nadila
    bisa jadi, keputusan dan keadaan yang dijalaninya sekarang adalah tempat mendekatkan diri dari doa baik yang diberikan orang dibandingkan keputusan dan keadaan sebelumnya

    maka
    bersyukur, berdoa dan berusahalan

    tulisan apik

    1. iyaaaa kan, mas ehe.

      ngapapa, keputusan yang dibuat dulu adalah yang paling baik kok. Saat ini kalau tertatih, ya, belum nemu aja tempatnya. Tenang. nanti akan sampai kok.

      kalau nyesel, terus ngebayangin bagusnya dulu doang, ya apa. Padahal, dulu memutuskan resign kan juga karena beban yang edan. Dan kalau lanjut, nga mungkin bisa tenang atau senang juga.

      Hahaha mantap, mas.

      Mantap banget itu Karina Nadilaaaa 😀

      Terus bersyukur, berdoa, dan tetap berusaha.

      Mantap makasih, mas 😀

  6. mantep!!

    setuju sih, dengan kita menyesal trs ngerasa akan lebih baik kalau dulu ambil langkah lain ya belum tentu juga, siapa tau malah hidup jadi lebih ribet..

    langkah terbaik adalah, menyesal –> lupakan –> move on ,, hadapi apa yang ada di depan mata, menata supaya ke depan lebih baik, asiiik..

    -Traveler Paruh Waktu

  7. di ambil positifnya aja sih memang, apa yang baik dari sekarang gak akan kamu dapatkan kalo kamu dulu memilih jalan yang berbeda.. gw banget sih ini, hidup penuh penyesalan wkwkwk

    1. Benar.

      Yasudah. Syukuri semua yang telah lalu, lalu jalani sebaik-baiknya apa yang ada di depan. Nanti akan baik-baik kok.

      Pasti 😀

      Haha jangan terlalu sering menyesal, mas. Capek 😀

  8. Berpulang ke sifat dasar manusia yang gak pernah puas. apapun pilihannya pasti tetap akan disesali.. kalau saja.. seandanya kemaren bla bla. kata guru saya mas 🙂

  9. Dalem banget, Feb.
    Bahasa keren para penyair kata, hiduplah dimasa kini, bukan kemaren. Karena masa kini akan menjadi masa lalumu di masa depan.

  10. Setuju banget ama pemikiran kamu Mas.
    Jika saat ini kita ngerasa buruk akibat keputusan yang kita ambil di masa lalu, tetap jalani hidup ini dan berusaha lakukan yang terbaik agar yang buruk ini bisa menjadi indah.

  11. Saat korona, ada yang malah tambah kaya seperti perusahaan internet, kuota, farmasi, jualan masker, hand sanitizer, disinfektan, & sembako online. Tapi di luar itu, harus menghadapi masa sulit, bahkan PHK massal mulai terjadi sesaat setelah diberlakukan PSBB. Kasian juga ojol dan pedagang keliling disuruh WFH ga bisa ngapa-ngapain. Pemerintah harus hadir tidak sekedar mengimbau tapi juga menstimulus mereka yang terdampak (dengan subsidi misalnya). Semoga saja…

    1. Bener banget sih, mas. Pokoknya, bisa dibilang tahun 2020 ini sejak ada corona, hidup jadi pelik sekali untuk berbagai pihak.

      Yah, yang tambah kaya juga semoga mau membant yang kesulitan.

      Semoga semua ini lekas usai.

      1. Betul, banyak yang khawatir bukan virus koronanya, tapi orang bertindak seperti zombie memangsa satu sama lain akibat panik, frustasi, kelaparan, dan tidak ada uang untuk bertahan hidup. Pemerintah hanya ngomong stok barang aman, tapi daya beli masyarakat…

  12. Diriku kadang menghalukan. Akankan aku bisa kembali kemasa lalu, memperbaiki semua kesalahan yang sudah aku lakukan, menghindari dia yang sudah menyakitiku. Tapi itu semua hanya halu, tidak akan bisa jadi kenyataan.

    Nyatanya, aku sama sekali nggak menyesal dengan semua keputusan yang aku buat di waktu lampau, walau membuatku merasa kesakitan. Yang kuyakini hanya ‘rasa sakit ini yang sudah menempa/membentuk pribadiku hingga menjadi sekarang ini’ tentunya kearah yang lebih positif dong.

    Tapi sering kali juga berkeluh kesah, ya itu manusiawi kan ya. AKU PENGEN PUNYA PACAR!!!

    1. Naaaah, pada akhirnya, kita akan tetap bisa menerima keputusan yang telah lalu. Karena dengan itu, kita ditempa seterus-terusnya. Dan kuat adalah ujungnya, lalu bahagia adalah tujuannya.

      Hahaha SEMOGA LEKAS PUNYA PACAR 😀

  13. Bener juga sih feb. Besok2 kalo ada temen yang lagi sedih dan ngerasa menyesal, gue nggak bakal ngasih petuah2 gitu. Pas dia selesai curhat, gue bilang, “Oh, gitu ya. Nih 200 ribu.”

  14. Mas,
    2 paragraf paling atas sik mbok skrinsut itu aku kok nggak yakin itu hasil pemikiranmu lho, habis bertapa dapat wangsit po? 😀 😀 😀

    Terus pas selesai baca tulisanmu iki aku malah menyesal… Menyesal sangat!!! Ora ono pisuhane…

    😀 😀

    1. bajigor wgwgw. ku sudah memikirkan dan memahaminya sejak lama, sekaligus terjun langsung di lapangan, jadi dapet itu kalimat wgwgwgw.

      BAJINGFEEENG WGWGWGW malah le ditunggu pisuhane wgwgw

  15. Yah namanya penyesalan setiap orang pasti punya. Meskipun hal yang disesalkan itu adalah sebuah keputusan masa lalu, yah jalani saja. Sudah terlanjur. Ambil hikmahnya. Bisa saja keputusan di masa lalu itu dilandasi emosi sesaat..

  16. heum. toxic positivity. does exist. dan itu anjng sih yha. mending diem, daripada basa-basi busuk. heuheuw. klo mikut pilem, Inside Out. all emotions are good. well, are natural. menjadi ngak gewd kLo mengganggu kehidupan keseharian di titik yang merepotkan dunia akhirat. #KayaEgitu

    1. hahaha bener, emang sunggu sangat anjeng wgwgw. lebi baik diam saja, basabasi nga berguna dan nga menenangkan malh nambahin beban wgwgw.

      inside out bagus yak?

      hahaha makasi banget yak 😀

      1. pilem Inside Out? buat euG sih seru yha. bisa sekalian ngajarin bocah ugha sih kalik ama adek2 bocah gitu atau ponakan. padahal sih euG nonton aja gitu kan, kaga disambi ngangon bocah 😀 😀 😀

  17. Saya pernah di masa2 seperti ini, menyesal dengan keputusan yang dibuat. Tapi saat ini, setelah dipikir lagi, saya banyak bersyukur. Nikmati aja setiap prosesnya.
    Tulisannya bagus, Mas.

    1. kebanyakan, mungkin pernah merasakan sesal atas keputusan yang telah dibuat yak, mba.

      tapi jika dipandang lebih jelas, sebenernya nga fair kok menyesali keputusan lama yang dulu terasa pelik.

      Jalan satu-satunya, ya jalani sebaik-baiknya sekarang. nanti akan ada ujung yang bagus kok :))

      makasi banget ya, mba 😀

  18. Ya sudahlah
    Tapi emang seperti itulah kehidupan
    Penyesalan selalu ada. Walau dulu jika seandainya mengambil keputusan yang berbeda ,tetap saja akan ada penyesalan
    Ya sudahlah, jalanin saja

    1. bener banget, mas. Namanya juga hidup. Selalu ada kejutan, entah itu menyedihkan maupun menggembirakan.

      jadi, tetap, jalani sebaik-baiknya saja. Nanti juga akan menemuikan ujungnya 🙂

  19. dulu saya juga tipikal penyesal garis keras, pernah nangis karena beda satu detik dalam lomba rangking satu, betul betul terpukul sampai saya isomnia hampir seminggu karena satu detik tersebut, tapi sekarang saya sadar itu takdir jadi tak perlu ada penyesalan sepertihalnya seorang yang beruntung.Hmm Setidaknya kamu pernah ditakuti oleh orang no satu kala itu.

  20. Betul pake banget ini mah!
    Padahal, apa yang kita alami sekarang ya semua udah kita ketahui dari zaman dahulu, i mean, kalau kita ambil jalan ke Barat ya [asti nyampe Barat, masa nyasar ke timur? hihihi

    1. Wahahaha bener-bener. Semua pasti akan ujungnya koooooook.

      mungkin kalau lagi merasa sedih dan gimana gitu, ya karena lagi nanjak tnggi aja. nanti juga akan menurun.

      tenang. kehidupan ini.

  21. Di jaman sekarang, semua orang bisa menyesal karena yang diharapkan nggak tercapai. Kondisi nggak bisa ditebak. Tapi mau gimana lagi. Ini jamannya semuanya harus dijalani dengan tawakal dan semangat. Kalau terjebak pada penyesalan, ya nggak bakalan bisa selamat.

    1. bener, mba.

      apapun yang dirasakan sekarang, apa yang menghadang sekarang, apa yang membuatmu lelah sekarang, apa yang membuatmu merasa lebih buruk dari yang sebelumnya…

      ya lewati saja. jalani sebaik-baiknya. nanti akan ketemu ujungnya kok. pasti akan terbahagiakan nantinya. tenang.

  22. Benar kata pepatah, yang namanya penyesalan datangnya selalu belakangan.

    Tapi itu jadi pelajaran sangat penting buat kedepannya untuk lebih hati-hati memilih mana yang baik untuk diri kita sendiri.

    1. penyesalan datang karena kita teringat masa indah di belakang, sedang kita sedang buruk di masa ini.

      padahal, di belakang, kita pernah buruk juga.

      ngapapa, sesali sejenak, tapi lakukan sebaik-baiknya sekarang. ngausa terpaku sama yang sudah-sudah. jalanmu di depan kok 🙂

  23. Kadang aku ngerasain kok penyesalan2 yg DTG belakangan. Kepikir, kenapalah dulu aku maksa nikah muda yg ujungnya cere. Tp setelah dipikir, kalo ga ngalamin begitu, ga ada pembelajaran yg bisa diambil pas menikah keduakali.

    Skr ini sih, aku berusaha, apapun keputusan yg udh aku ambil, itu udh based on pemikiran lama dan resiko2 yang mungkin muncul. Jd kalo memang tidak berjalan sesuai planning, aku harap ga bakal terlalu menyesal :). Kalopun nanti terjadi hal yg jelek, aku harus bisa mengambil apa hikmah dan pembelajarannya. Jd ga terjadi begitu aja…

    1. nah, keputusan yang mungkin dulu agak disesalkan, bisa jadi pembelajaran yang sangat-sangat-sangat berharga.

      pokoknya tetap diusahakan untuk menjalani hidup di depan sebaik-baiknya. gas kencang saja. nanti akan menemui bahagianya kok.

  24. Penyesalan memang selalu ada, namanya juga kehidupan mas. Dulu waktu blogku ramai aku sempat berpikir untuk keluar kerja saja, fokus ngeblog, tapi Alhamdulillah tidak jadi sih.

    Kalo jadi keluar pasti nyesal, pendapatan blogger sekarang hanya cukup untuk beli pulsa saja.😂

    1. Wadaaaaw, ekstrim banget, mas, sampai pen keluar kerja buat fokus ngeblog wgwgw untungnya nga kejadan ya wgwgw.

      kalau sudah kerja dan statusnya tetap, mah udah mulus InsyaAllah mas. ehehe.

      beneeeer wgwgw.

      ngeblog buat buang sampah saja lah kalau saya mah.

  25. Bisa-bisanya Febri nulis kalem kek gini…..

    Tapi ya saya setuju sih. Abis baca ini saya tertohok banget. Menyesali hal-hal yang tidak sesuai keinginan itu kayak emang dirasakan semua orang karena ekspektasi. Apa ya, kadang saya sendiri butuh berkaca lagi, bicara lagi sama diri sendiri kalo hal hal yang terjadi jiga kadang di luar kuasa saya.

    Tapi alhamdulilah sekarang udah merasa lebih baik dari sebelumnya alias nggak nyesel-nyesel amat. Wkwk

    1. Naaaaaaaah, intinya, sekarang suda membaik saja.

      Karena rasa sesal ada karena kita lagi strugling di masa sulit, dan yang kebayang di masalalu hanya halhal baik aja. Padahal dulu mah, hal buruknya banya. Bahkan lebih.

      Tugas kita sekarang adalah, menjalani apa yang ada di depan ini sebaik-baiknya. Sampai masa burk itu ilang, dan hal baik yang indah itu datang.

      Aamiin.

    1. Naaaaah, ini, biar sudah dipikir secara matang, kadang penyesalan selalu ada kok mas.

      Karena cara kerja penyesalan lebih karena kita saat ini sedang di masa buruk, dan hal-hal baik di masa lalu muncul gitu aja. Padahal, di masalalu juga banya hal buruknya wgwg.

      tinggal kitanya aja mau survive di masa ini ke depan atau engga.

      jalani sebaik-baiknya aja sekarang. Nanti akan ada hal baik kemudian.

  26. Ada kalanya, ingin kembali ke masa lalu dan mengubah beberapa hal memalukan, mengecewakan yang membuat saya menyesal.

    Namun kalau dipikir lagi, kalau pun saya bisa kembali ke masa itu, apa iya semua akan menjadi lebih baik? Jangan-jangan malah tambah runyam.

    Menerima apa yang sudah terjadi itu berat dan masih jadi PR besar saya.

    1. Bener, cara main penyesalan itu ya begitu. Saat ini sedang berada di titik terendah ada, lalu terbayang hal indah di masalalu. Padahal, di masalalu juga ada titik rendahnya, yang membuat kita memutuskan untuk meninggalkan. Tapi disaat ini, malah ga terpikir.

      pfffft.

      Sama, mas. Mari sama-sama berjuang untuk menerima apa yang sudah terjadi, dan menyambut hal baik yang ada di depan nanti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s