Sensasi Rasa Unik dari Menu Baru Richeese Black

Beberapa hari yang lalu, twitter sempat dihebohkan dengan thread-thread berisikan sebuah tutorial untuk mengubah tampilan instagram menjadi dark mode.

Saya sebenernya nggak tau sih, apakah fitur dark mode di instagram itu dapat membenahi perekonomian di negeri ini atau bakal bikin para anggota DPR bekerja dengan benar nantinya, tapi, suwer, pembahasan tentang pengaktifan fitur dark mode di instagram ini bisa sampai ramai banget, bahkan sempet trending di twitter.

Keramaian orang-orang yang membahas mengenai fitur dark mode instagram tersebut, lantas nggak membuat saya langsung dengan latah menerapkan fitur dark mode instagram di hape saya, tapi, ya hanya sekedar mempelajari bagaimana cara pengaturannya saja. Siapa tau besok-besok pengen pake dark mode di instagram, ya kan?

Fitur Dark Mode Instagram

Source : Tribunnews

Sejauh ini, dark mode hanya saya terapkan di twitter dan youtube, yang mana merupakan media yang sering saya buka dan nikmati.

Instagram?

Engga terlalu sering. Saya lebih suka posting foto sampah dan menjadikan media tempat pengumpatan gratis ketika melihat beberapa insta story orang-orang yang…

YA KALIK, MAU BELI SEPATU SAJA HARUS NANYA VIA ASK QUESTION?

Ngga segitunya, Romlah.

Pertanyaan Menyebalkan di Insta Story

Pertanyaan tidak penting di instagram

Lalu tiba-tiba, dihingar bingarnya thread fitur dark mode instagram yang amat ramai itu, muncul-lah satu tweet berisi foto yang menggambarkan satu menu dari produk yang saya kenal banget :

Richeese Black.

Richeese Black

Richeese Black by Richeese Factory (Source : richeesefactory.id)

Buset.

Saya nggak tau ya, ada hubungan apa antara richeese dengan vendor fitur dark mode-nya instagram. Tapi, apakah ini ada kaitannya? Kalau emang ada, keren sih. Tapi kalau enggak, ya keren juga, seolah marketing dari richeese bisa nangkep dengan cepat kehebohan dari thread-thread di twitter, lalu meracik sebuah menu baru dan jadilah richeese black.

Akhirnya, muncullah beberapa foto richeese black yang nangkring diantara thread-thread twitter. Viral? Jelas.

Saya penasaran?

Ya jelas.

Rasa Penasaran Untuk Mencoba Richeese Black

Richeese Black Andalan

Menu Paket Richeese Black + Saos Barbeque Level 5

Ehehe, akhirnya, dengan merayakan kehadiran menu baru dari richeese black ini, saya dan pacar pun langsung mampir menuju richeese factory yang berlokasi di Jalan Parangtritis sana.

Sebenernya, ini bukan kali pertama saya datang ke richeese factory. Secara, bisa dibilang, richeese adalah makanan favorit saya.

HAHA.

Benar, salah satu makanan favorite saya adalah richeese yang notabenenya terkenal dengan saos barbequenya yang sangat pedas. Kalau misal dicek di riwayat orderan go food saya, tentu saja yang paling banyak dan paling sering saya order adalah richeese firewings, dengan note yang selalu sama :

Level 5 dan tambah ekstra keju satu ya, mas. hehe.

Entah itu waktu masih kuliah dulu, entah itu waktu sudah kerja, bahkan waktu momen-momen pencarian kerja seperti sekarang ini, Richeese jelas yang utama.

Richeese Firewings Level 5

Richeese Firewings Level 5 Andalanku

Bisa dibilang, richeese ini merupakan penyedia menu makanan yang mampu membuat saya seperti orang plin-plan. Saat laper, saya langsung kepikiran untuk order firewings richeese level 5, saat makan dan kepedesan, saya langsung bilang kapok dan bertekad bahwa hari itu adalah yang terakhir kalinya saya memesan firewings richesee level 5. Setelahnya, saat laper lagi di kemudian hari, firewings richeese lagi yang menjadi utama untuk dipesan.

Begitu terus secara berulang.

Ehe.

Baca Juga : Sensasi Pedas Rica ISI Solo

Saat dulu Richeese Factory belum ada yang buka di Jogja, dan beberapa ‘penirunya’ mencoba sebaik mungkin untuk mencari pelanggan, saya pernah ngebela-belain untuk ngelaju dari Jogja ke Solo guna mencicipi bagaimana sih sensasi pedas dari richeese yang banyak diomongin orang?

Paket Combo Firewings dan Paket Richeese Black

Richeese Combo Firewings Level 5 + Richeese Black

Dan saat saya sampai Solo lalu mencicipi firewings yang menjadi menu andalannya, ya enak. Tapi, ya pedes. Saya sampai diketawain beberapa orang gara-gara saya sempet jerit-jerit sendiri sambil ngeluh :

‘INI ADA ES DOGER NGGAK YAAAA? PEDAAAAS ANJEEEER’

Sampai ketika Richeese Factory akhirnya buka di Jogja dan cabangnya mulai menjamur dimana-mana, tentu hal itu menjadi ladang untuk saya dalam menyalurkan hobi makan pedas terfavorit ini.

Kesukan saya pada richeese sudah tidak bisa diragukan lagi.

Menu yang saya suka dari richeese tentu adalah firewings-nya, lengkap dengan minumannya yang di akhir kata kata lava-lava-nya. Paling sreg sih, ya sama greenlava yang dulu sempet muncul pas bulan ramadhan apa ya? Lupak. Saya taunya pas masih di Balikpapan pokoknya. Rasa-rasa melon yang mantap, dipadu sama sensasi pedas firewings level 5?

Ngga ngerti lagi.

Tapi, kalau lagi nggak ada greenlava, ya, pinklava juga bole lah.

Ehe.

Memesan Richeese Black Untuk Pertama Kali

Tampilan Richeese Black

Penampilan Richeese Black yang menarik

Kembali lagi ke richeese black, tentu kehadiran menu baru tersebut amat sangat memberikan rasa penasaran yang lumayan ke saya, dan juga si pacar yang notabenenya juga suka pedas. Alhasil, pada kedatangan saya ke richeese factory kemarin pun, menu yang kami pesan ya tidak jauh-jauh dari si richeese black tersebut.

Di depan kasir, pacar saya dengan pede langsung memesan satu paket menu richeese black dengan tambahan saos barbeque pedas level lima sebagai pelengkapnya. Ketika pemilihan minuman, si pacar ditanyai oleh mbak-mbak richeese :

‘Minumnya mau pink lava atau black lava?’

Jelas, pacar saya langsung menjawab black lava. Pesanan pun dicatat.

Giliran saya, menu firewings level 5 jelas langsung saya utarakan. Tanpa babibu, tanpa banyak bacot. Sampai ketika pemilihan minuman, mbak-mbaknya nanya :

‘Minumnya pink lava?’

‘Black lava, Mba’

‘Ngga bisa, Mas’

‘Ooooo, baik. Kalau gitu, adanya apa’

‘Pink Lava, Mas?’

‘Oooo, yasudah itu saja’

Alias…

KENAPA MBAKNYA HARUS BERTANYA YA, KETIKA YANG TERSEDIA DAN YANG BOLEH DIPESAN JIKA MEMBELI YANG SELAIN RICHEESE BLACK, HANYA PINK LAVA?!!!!

Kesel.

Pink Lava

Pink Lava

Seperti biasa, kami pun mendapat satu lembar nota lengkap dengan nomor antrian di atasnya. Kami langsung mencari tempat duduk di dekat AC dan pencahayaan yang cerah, karena AC berfungsi untuk mengurangi gerah saat kepedasaan dan pencahayaan cerah berfungsi untuk mendukung dokumentasi.

Haha.

Baca Juga : Rasa Nikmat Pizza Italia Harga Kaki Lima

Tidak beberapa lama, nomor antrian kami pun di sebut. Saya langsung beranjak ke kasir untuk mengambil satu nampan berisi menu, tidak lupa, ekstra cheese harus saya dapatkan karena itu adalah hak, sekaligus untuk mengurangi pedas.

Satu buah ayam dada, saos barbeque level 5 dalam cup plastik, empat buah firewings dengan belepotan saos barbeque di atasnya, dua buah saos keju, satu buah saos keju hitam, satu buah pink lava, dan satu buah black lava, sudah siap di atas meja.

Paket Richeese Black dan Regular

Firewings Level 5 dan Richeese Black

Saya mengamati sejenak, lalu langsung berhasrat untuk mendowel saos keju hitamnya, tapi tangan si pacar menepis.

Saya menoleh, dia geleng-geleng sambil bilang :

‘Foto dulu.’

Hmmm…

BAIK, MBAK! BAIK.

Pfffffft.

Sensasi Rasa Richeese Black yang Cukup Unik

Saos Black Richeese

Keju Hitam Khas Richeese Black

Setelah dokumentasi selesai dilakukan, saya pun langsung mendowel keju hitam yang menjadi tokoh utama di menu richeese black ini. Rasanya? Hmm… sebenernya sebagaimana keju sih, tapi, ada satu perasa yang unik gimana gitu ya, yang bikin rasanya sedikit agak asam gitu. Tapi enak sih, saya suka.

Selanjutnya, tentu black lava. Saya jelas ingin mencicipi si black lava ini, soalnya ada beberapa komen di twitter bahwasanya si black lava ini enak gitu. Tapi setelah saya coba, sebenernya rasanya agak bersoda mirip coca-cola gitu, tapi sekali lagi, rasanya ada masam-masamnya gitu sih.

Black Lava

Black Lava

Ena juga, tapi saya lebih prefer ke greenlava. Itu tidak akan terganti. Jadi, ayolah, bikin menu baru richeese green. Nanti saos kejunya diganti wasabi, dan minumnya yaaa green lava dong.

Ehe.

Frenchfries yang black gitu, saya ngga mesen. Karena… EIYAAA KENAPA SAYA NGGA MESEN YA YA AMPON?

Es krimnya juga ngga mesen, karena, pasti akan kesusahan ketika makan ayam sambil makan es krim.

Kan bisa dicicipi sebelum makan, atau pesan setelah makan?

EIYA YA? KENAPA SAYA NGGA KEPIKIRAN?

Oleh karena itu, saya baru bisa mereview tentang saos keju hitamnya, yang, yah enaklah kalau menurut saya. Memberikan rasa baru di lidah saya tentang keju, yang agak kecut, tapi nagih. Dan, ya, jelas, bikin mbekas di mulut dong. HAHAHAHAK

Untuk black lavanya, ya lumayan  kok, nyegerin. Punya mba pacar saja saya habisin, dan saya ganti aqua.

HAHA.

Baca Juga : Sensasi Pedas Nikmat Dari Nasi Tempong Mbok Nah

Jadi, untuk ini, saya menyatakan bahwa richeese tidak pernah mengecewakan.

Saya cinta richeese.

Tapi lebih cinta pacar saya.

Apalagi orang tua saya.

HAHA

Terimakasih.

Menu Richeese Firewings level 5 dan Richeese Black

Richeese Adalah Kita

Ohiya, untuk harga dari menu paket richeese black itu kisaran… berapa ya? Saya lupa. Pokoknya dari semua menu yang kemarin kami pesan, yaitu paket richeese black + saus barbeque level 5 sama paket combo firewings totalnya adalah Rp.84500 dan sudah termasuk pajak.

Jadi, maukah anda mencoba?

Atau, maukah anda membelikan saya?

Ehe.

Terimakasih lagi.

Menu Paket Richeese Black

Richeese Black

65 comments

  1. Nggak mau, Bang. saya sukanya Black Illusion Ritual, Bang, buat summon Relinquish, kartunya Millenium Pegasus pas lawan Yugi.

    ketika dipoto dari samping, yang mana kotaknya warna item2 semuah, itu pink lavanya lebih keliatan bersinar dong~

  2. Saya sudah mencobanyaaaaa. Dan cukup sekali saja. Saya malah jadi tertarik pesen fire wings itu. Biasanya cuma pesan combo fire chicken yang biasa.

    Btw, saya nggak mampu makan level 5. Gila. Makan level 3 aja saya nangis, gimana level 5. Pasti rasanya pedas dan bikin nangis melebihi nangisnya patah hati. Hiks!

    1. Hahahaha ndapapa, sesuai seleraaaaa 😀

      FIrewings adalah andalanku di richeese wgwgw, pokoknya sering boros sih kalau untuk firewings ini ehehe.
      Kalau combo firechicken ini agak kurang berasa pedesnyaaaaaa. Tapi ena juga.

      HAHAHAHAHA NANGIS MELEBIHI PATAH HATI. HAHAHA

  3. aihh..ini nih yg lagi hitz.. penasaran bgt tapi belum sempet coba..
    btw, ayam nya ga ada pedes2 nya dong berarti.. mesti pesen lagi saos barberquu yaa biar pedes.. hehe..
    aku penasaran sama ice cream dan french fries nyaa.. sayang mas nya gak beli.. hehehe

    1. Hahaha iya, Mba. Richeese black lagi hits-hitsnya sih memang wgwgw.

      Benaaar sekali, ayamnya nga pedes, karna black yang disanjung hanyalah pengganti keju. Jadi, amat sangat kurang nikmat jika beli ini tanpa saos barbeque wgwgw.

      Iyaaa eh, sama, sampai sekarang saya jadi agak mikir, kenapa nga beli icecream sama french friesnya ya ._.

  4. Wkwk…kira2 bakal repurchase black richeese lagi ga mas?

    Richeese mungkin memang pintar memanfaatkan moment. Karena dg begitu menu terbarunya bakalan viral krn beda dr biasanya.

    Tp kenapa ngga sekalian aja ya bikin rainbow richeese, purple richeese, blue richeese, dll wkw

    Btw saya juga penggemar berat richeese. Paling suka beli fire chicken bite yang isi 3, alasannya sih biar bisa menikmati richeese seharian(3x makan) tanpa harus bkin dompet bolong, haha

    1. Sepertinya mau coba beli sekali lagi, sekalian nyicip ice cream sama french friesnya wgwgw. Maooooook?

      Bener, Mba. Sangat bisa memanfaatkan moment banget, aslik. wgwgw. ga ngerti lagi sayaaaaa.

      MENARIIIIIIIIK. RAINBOW RICHEESE WGWGWGW. Blue richeese nanti es krimnya salt sea, kalau saosnya apa ya… hmmm… wgwgwgw.

      Firechicken bite saya belum pernah nyoba ._. itu yang isinya daging doang yaaaaak?

      Karena harga richeese sepadan dengan 3 kali makan sehari ya 😀

  5. BESOK ES KRIM SAMA FRENCH FRIES GOSONGNYA JUGA DONG. Gila emang lo ya feb. Gue masih inget derita oseng mercon. Mesen level 3 aja gue mati, lo lagi tiap mesen level 5. Gue nggak ngerti lo makhluk apa…

  6. Black Lava? Hmm sepertinya ini hasil kolaborasi black cincaw dengan perasan jamu black temu (baca: temu ireng) – atau jangan-jangan Black Widow ada dibalik konspirasi makanan ini? Hmmm…

    Level pedas 5 itu kalau head to head dengan pedasnya Soto Mbah Galak di Beringharjo piye, mas?

    1. WAHAHAHA TEMU IRENG ANJEEEEEEENG. KU BARU MENDENGARNYA WGWGWGW.

      Tiada yang tau saudara, tapi yang jelas, ini agak aiji sekali pabila dipoto wgwgwgw.

      SOTO MBAH GALAK LAYAK UNTUK DICOBA INI SEPERTINYA!

  7. Akhirnyaaa ada yg review ini … hahah sempat cek di IG komen org org soal menu black ini, tapi belum jua nemu dan malah dibahass di mari meskipun tetap ajaaa menyisakan penasaran. Ku pikirr keju hitamnya ada sensasi pedasnya blackpeper gituh.
    .
    Sayangnya, di Padang belum tersedia . Baru ada awal bulan nanti hiksss

    1. AHahaha penasaran masalah eskrim sama kentangnya ya? Saya juga masih penasaran ini. Kacaw, kacaaaaaw.

      Ngga ada pedasnya sama sekali :’ cuma keju diganti warna dan dikasih perasa asem enak wgwgwgw.

      Yeaaay, awal bulan ada cabang baru nih di Padaaaang 😀

  8. Belum coba itu tuh, da memang belum pernah ke restorannya, ha ha. Menyedihkan banget, kalau tidak salah ada di wilayah Bandung Timur juga, yah, dari Balubur Limbangan mungkin tidak terlalu jauh tetapi malas naik kendaraan elf atau bus ke sana. Takutnya terlewati sekaligus rawan macet di Rancaekek. Ha ha.
    Mungkin nanti harus googling ada di mana saja restorannya jika saya main ke rumah saudara di wilayah Bandung Tengah. Aduh, kabita pisan sama yang black gitu. Mungkin saus kejunya pakai blackberry jadi ada warna hitam dan rasa kecut. Unik banget, nih.
    Kayak gimana, ya, level 5? Saya belum coba. Jajan mie hot jeletot dekat rumah saja pedasnya level 2 sudah bikin saya seuhah kaladaan.
    Busyet, Mas ini gaya bahasanya bikin ngakak saja. Tak terduga, ha ha. Khas milenial muda. Semoga bisa beroleh kerjaan tetap yang mapan agar bisa makan enak kapan saja lalu bebas mengulasnya di blog ini.
    Sepertinya pihak Richeese harus ngasih upeti sepeti super besar paket menu yang beragam kepada Mas Febri karena sukses bikin ngiler dan penasaran pembacanya. Pan promosi harus dikasih apresiasi juga, ha ha.

    1. Wahahaha, kalau misal ke richeese harus pakai elf atau bus, ngausah sih, tunggu ada masanya buka di sana saja, atau nunggu kiriman kawan 😀 ewgwgw.

      Benar, kayaknya saos kejunya dikasih tambahan blackberry, atau petis gitu deh wgwgw.

      Level 5 itu pedes banget sih, kena bibir langsung panas juga wgwgw tapi nagih, tapi pedas juga wgwgw.

      Ehehe, terimakasih sudah mampir ya mba. Terimakasih juga sudah mendoakan :’) saya terharu.

      Semoga doa yang baik juga untukmu, mba 😀

  9. richeese black + wajah pacar yang cantik, makin membuat selera hidup .. hehe .. 😁
    Saya suka dokumentasi richeese black_nya ,instagramable sekali. Walaupun mas cahyanya kurang make instagram ..
    Foto2 nya, oke punya ..

  10. Waaa, saya dah lama enggak makan di richeese factory. Bener juga ya, ini kakaknya keren banget makan di level 5, saya makan di level 2 aja udah kepedesan parah.
    Abis makan di level 5, enggak sakit perut kah? Haha

    1. Waaaaahahaha, sudah lama juga yaaaa dirimu tida mericheese. Saya karena doyan sih, makanya kayak beberapa kali mampir kesana, kalau tidak, ya gofood ehe.

      Kepedesaaaaaan juga sih, tapi nagih, jadi berulang terus 😀

      1. Hahahahaaaaa, pankapan ke richeese lagiiiiiiii dong 😀

        samyaaaang suka kucampur pake boncabe level tigapuluh wgwgw, pedas, tapi enaaaa, tapi pedas, terus nyesel juga, terus ngulang lagi 😀

  11. Kenapa si orang suka banget pedes? Heran gue. Hahaha. Seumur hidup, baru sekali makan di richeese. Itu pun cuma gara-gara penasaran karena rame banget waktu awal buka di Semarang. Gue pesen level 0. Iya, level 0 yang ya ayam doang saa nasi ga pake apa-apa. 😦

    Rasanya gak enak.

    Kata temen gue Richeese emang enaknya pedes, kalo gak pedes gak ada bedanya sama ka ef si kw super pinggir jalan. Karena gue gak bisa makan pedes, ya gak pernah tertarik lagi makan di Richeese hehe.

    Setuju sama Mbak pacarnya. Foto dulu sebelum di”toel”. hehe

    1. Wgwgwgww karena pedas adalah hidup. Lhaaaaaaah wgwgw.

      Level 0 kayaknya lebih ke asin doang ga sih? adek saya pernah kayaknya, level nol atau satu ya? itu rasanya kecut wgwgw.

      mending level 2 3 4 5

      hahaha, ngapapa tida menyukai richeese karena masih ada banyak makanan ena lainnya 😀

      perempuan adalah anaknya potopoto “:D

  12. Ketika pink lava dan black lava disandingkan, apakah pihak ricis kepikiran untuk membuat minuman baru bernama blackpink lava? Berhubung pas nulis blogpost ini udah kepikiran, kapan-kapan dateng ke ricis lagi, Feb, nyobain kentang sama es krim dark modenya, dong. Saya nunggu review ala-alanya lagi. Hahaha.

  13. Saos level lima, saya nyerah deh takut dower
    nama-nama minumanya unik. Saya jadi penasaran benget dengan cita rasanya.
    Oh iya soal IG, aduh saya kok hampir jarang buka ya, maklum belum punya hape android

    1. Ahahahah takut doweeeeer 😀

      tapi emang sensasi panas di mulutnya ngeri sih wgwgw

      Hahaha, iya, mas. nama minumannya unik, terus enak pulaaaa 😀

      Ngapapaaa, besok punya dan bisa main instagram lagiiiiiiii.

      Eit, plotwistnya, hape mas aiphone. goks

  14. pedesnya emang lumayan sih

    tapi setelah nemu warung makan bertitel “sambel setan”, richeese jadi kurang menarik lagi.

    mungkin karena richeese ga nggoreng ayamnya pake minyak yang udah item legam kek minyak bumi.haha

  15. pink lava black lava green lava bodo amat baaang. saya belum pernah ke ricis dan kayaknya gak akan ke sana karena gak doyan pedes. ribet menanggung sakit perut karena mules sebagai after effect kalau makan pedes wkwk.

    harganya 84500 tadinya sempat saya kira 845000 gara-gara gak dipakein titik hahahaha. hampir aja ngumpat “MAHAL BAT ANJIR” di kolom komentar tapi akhirnya ya keketik juga ya maap hahaha

      1. Anda tidak bole begitu dong hey! Saya usir Anda dari tanah kelahiran teman-teman saya!

        Iya anjir. Sebagai orang yang sekali makan maksimal 20 ribu aja, saya merasa terdzolimi dengan harga itu. Hahahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s