Mencicipi Nasi Rica Ayam di Warung Rica Bu Sartini (Rica ISI) Solo

Salah satu cara mudah agar perut dapat dengan cepat merasa kenyang adalah dengan makan makanan pedas gila, saat perut sedang lapar-laparnya.

Ehe.

Entah sudah beberapa kali saya mencoba untuk mempraktekkan tips demikian ketika perut lagi lapar-laparnya dan merasa ingin makan sebanyak-banyaknya. Prosesnya biasanya ditandai dengan keringan yang bercucur saat makanan tersebut terlahap, rasa pedas menyelimuti sesisi mulut, dan panas menyerang isi perut dengan sangat.

Lalu akhirnya, rasa kenyang dan rasa cukup untuk menelan makanan tersebut pun muncul diiringi dengan kembung di perut dan… YA JELAS MULES DONG BANGKAI. REAKSI APA YANG ANDA HARAPKAN DARI MAKAN MAKANAN PEDAS?

Terlihat tampan karna keringetan?

Uda gila kalik, ya.

Kira-kira reaksi itulah yang saya rasakan ketika selesai makan Selat Solo Mbak Lies, dan berpindah ke tempat makan berikutnya yang ‘katanya’ terkenal dengan rasa pedas dan rasa enaknya.

Bukan karena rakus atau gimana ya, tapi, suwer deh, makan siang dengan hanya mengunyah satu porsi selat dan seteguk es campur, tentu bukanlah Febri banget. Lapar masih merajalela di dalam diri, dan hasrat untuk segera pindah ke tempat yang menjadi tujuan selanjutnya sudah menggebor-gebor dalam jiwa.

Mencicipi Warung Rica Bu Sartini (Rica Belakang Kampus ISI)

Referensi dan Perjalanan Menuju Warung Rica Bu Sartini

Banner Warung Rica Bu Sartini (Rica ISI)

Banner Warung Rica Bu Sartini (Rica ISI)

Warung Rica Bu Sartini, atau terkenal dengan sebutan Warung Rica Belakang Kampus ISI adalah tujuan kami berikutnya. Tentu saja, tempat yang digadang-gadang memiliki menu rica ayam dengan tingkat kepedasan yang wadidaw ini saya ketahui dari youtube, dengan creatornya bernama Ria SW.

Ria Sw Jagoan Saya

Ria SW sang Food Vlogger Idola (Source : Pegipegi.com)

Yak, youtuber yang seringkali bilang can~ can~ can~ setiap kali hendak makan itu merupakan salah satu kiblat saya ketika saya hendak makan di suatu tempat/daerah baru yang akan saya datangi.

Di video Ria SW yang berjudul Kuliner Pedas di Solo tersebut, diperlihatkan bagaimana perjuangan Ria yang hendak mencicipi cita rasa rica pedas di Warung Rica Bu Sartini ini, yang mana tempatnya itubisa dibilang agak ‘tersembunyi’ karena nyempil di sudut gang-gang gitu.

 

Alhasil, sesampainya di lokasi, eh ternyata Warung Rica Bu Sartini ini tutup. Raut wajah kecewa pun terpampang jelas di wajah Ria SW yang harus memupuskan harapannya untuk dapat mencicipi cita rasa rica ayam Bu Sartini yang cukup terkenal itu. Rasa kecewa pun juga saya rasakan, karena sebagai pecinta pedas, saya tidak bisa mendapatkan informasi detail terkait bagaimana rasa dari Warung Rica Bu Sartini yang katanya enak dan pedas tersebut.

Ria Sw Rica ISI

Kasiyan dikecewakan oleh Warung Rica Bu Sartini (Source : Yucub Mba Ria SW)

Akhirnya, dengan perencanaan yang memang sudah saya siapkan dengan mba pacar, Warung Rica Bu Sartini menjadi destinasi kuliner kami selanjutnya ketika jalan-jalan di Solo kemarin.

Jarak yang kami butuhkan untuk bisa sampai ke Warung Rica Bu Sartini dari Selat Mba Lies adalah sekitar 5.6 kilometer saja, atau kisaran 13 menitan gitu deh. Akan tetapi, karena waktu 13 menit itu terlalu singkat bagi perut saya dalam mencerna Selat Mbak Lies yang baru selesai saya makan, maka jalan alternatifnya kami pun mampir ke Masjid untuk Shalat Dhuhur dan mampir sebentar ke tempat bernama Balekambang, yang suwer, saya juga ngga tau kenapa kami bisa memutuskan untuk mampi kesana.

Alhasil, kira-kira 1.5 jam kemudian, tepatnya pukul 13.50 WIB, kami pun tiba di Warung Rica Bu Sartini dan tentu saja, saya tidak bisa memberikan penjelasan detail tentang bagaimana cara kami untuk bisa sampai kesana, karena itu akan sangat sulit dan mungkin bisa menjadi sangat bertele-tele nantinya. Jadi, lekas meng-google sajalah karena dengan begitu… saya yakin kalian yang hendak ke sana juga pasti akan bingung dan nyasar terlebih dahulu.

Percayalah.

Pokoknya dari jalan besar gitu, google map meminta kami untuk masuk ke sebuah gang dengan hiasan gapura di depannya, kemudian luruuuuus ke arah jalan yang kecil gitu-gitu… Nah, disitulah kebingungan terjadi. Beberapa kali kami muter-muter dengan alasan yang sama :

Kebablasan.

Baca Juga : Pertama Kali Mencicipi Selat Solo Mbak Lies

Sampai akhirnya, dengan insting yang kami miliki, yang mana mencari petunjuk akan keramaian manusia yang keluar dari sebuah jalan kecil, kami pun masuk ke jalan kecil tersebut, dan yang terlihat, walaaaaaaaa, sebuah warung berukuran sedang dengan halaman penuh motor terpampang nyata di sana.

Tanpa keraguan, saya langsung bilang ke pacar :

‘Kayaknya tempatnya ini deh’

Dan langsung diiyakan oleh Mba Pacar.

Menikmati Nasi Rica Bu Sartini Setelah Berkali-kali Kebablasan

Tampak Depan Warung Rica Bu Sartini (Rica ISI)

Tampak Depan Warung Rica Bu Sartini dan Pacar Saya. Ehe.

Kalau saya lihat secara sekilas, para rombongan mahasiswa adalah pelanggan yang paling banyak memenuhi parkiran motor dan mengisi beberapa meja lasehan yang ada di Warung Rica Bu Sartini itu. Sisanya bisa dibilang mas-mas, mbak-mbak, bapak-bapak, dan ibuk-ibuk biasa yang memang datang untuk makan siang atau sekedar membungkus untuk di makan di rumah.

Sebenernya bukan menjadi hal yang mengherankan sih, mengingat lokasi dari Warung Rica Bu Sartini ini berada di belakang kampus ISI. Pasti, ya yang datang ya tidak jauh-jauh dari mahasiswa kampus tersebut. Tida mungkin dong, anak ITN Malang tau-tau study tour untuk mendatangi Warung Rica Bu Sartini?

Selepas memarkirkan motor, kami pun langsung masuk ke dalam Warung Rica Bu Sartini, dengan terlebih dahulu melepas sepatu tentunya. Setelah masuk ke dalam, ekspektasi saya terhadap Warung Rica Bu Sartini ini pun seolah-olah buyar.

Ya, karena di video Ria SW itu tidak ditampilkan bagaimana bentuk dari nasi rica ayam bu Sartini dan bagaimana cara penyajiannya karena kebetulan saat itu tutup, maka yang terbayang di benak saya adalah :

‘Aha, pasti rica ayamnya bakal dibikin setelah dipesan nih’

Namun yang ada, ternyata rica ayam tersebut sudah dibikin dalam jumlah banyak dan besar, lengkap dengan sayuran pelengkap seperti oseng tempe, oseng pare, oseng kacang panjang, dan lain-lainnya.

Menu Warung Rica Bu Sartini (Rica ISI)

Menu Warung Rica Bu Sartini (Difoto ketika sudah selesai makan dan mau bayar)

Kami mengantri di belakang beberapa mahasiswa yang sedang menunjuk beberapa sayuran untuk menu pendamping si rica-rica ayam ini. Sampai tidak lama kemudian, giliran kami memesan menu yang akan kami makan.

Tentu saja, rica ayam adalah menu pilihan utama. Untuk oseng pendampingnya, saya lebih memilih oseng tempe sebagai penambah kenikmatan makan sore kami, sedangkan mba pacar lebih memilih oseng pare sebagai menu pendampingnya.

Baca Juga : Perjuangan Mencicipi Nasi Tempong Mbok Nah

Piring dengan menu yang sudah kami pesan pun sudah di tangan. Ritual pemesanan es teh sebanyak 4 gelas karena rasa haus yang sangat pun juga sudah kami lakukan. Selanjutnya, pemilihan tempat adalah prosesi selanjutnya. Saat itu, karena beberapa tempat lasehan sudah ditempati oleh para mahasiswa, maka saya dan pacar pun akhirnya memilih untuk duduk di meja dan kursi panjang, yang disitu menjadi tempat mejengnya gorengan dan kerabat-kerabat dekatnya.

Nikmat tak terkira.

Cita Rasa Nasi Rica Bu Sartini

Nasi Ayam Rica dan Oseng Warung Rica Bu Sartini (Rica ISI)

Nasi Rica Ayam dan Osengnya

Ritual selanjutnya adalah masuk ke tahap icip-icip. Karena rasa lapar saat itu sudah lumayan menyerang, maka kami pun langsung menghajar makanan yang ada di depan kami. Dan, tentu saja, kebahagiaan tiba-tiba langsung muncul di dalam diri. Satu suap tersantap, dan langsung membuat kami berdua bertatap-tatapan, lalu dengan serentak sepakat bahwa :

INI ENAK BANGET ANJER!

Rica ayam yang disajikan oleh Bu Sartini ini masih anget dan fresh gitu,meskipun bikinnya langsung secara massal kayak buat tasyukuran. Mungkin, Bu Sartini ini memanasi rica ayamnya secara berkala, atau bisa jadi, ketika rica ayam seember itu jadi, eh langsung banyak yang beli, terus habis, terus bikin lagi, habis lagi, bikin lagi, terus gitu kalik.

Hal itu terbukti ketika kami baru memesan rica ayam tersebut, dua baskom isi penuh rica ayam masih disajikan di sana, pas kami selesai dan bayar, lhadalah jadi sisa satu baskom setengah isi doang. Cepet gilak.

Pokoknya, rica ayam Bu Sartini ini enaaaaaaak banget sih suwer.

Nasi Ayam Rica Bu Sartini

Nasi Rica Ayam Bu Sartini Endeus

Kuah dari ricanya itu endeus parah. Perpaduan antara manis dan pedasnya itu nikmat tiada kira. Daging ayamnya pun, ya sebagaimana daging ayam sih, tapi bumbu dari ricanya itu yang bikin seolah daging ayamnya nggak kayak daging ayam sebagaimana mestinya.

Adoh, bertele-tele sekali tulisan saya ini. Padahal intinya ya cuma satu :

Ena.

Tapi dibikin bertele-tele.

Ya, bodo amat sih, kntl.

Ehe.

Sebagaimana yang sudah ditebak, perpaduan dari rasa lapar dengan makanan pedas dan juga dua gelas es teh menghasilkan rasa kenyang dan kembung yang tidak terkira. Beberapa kali saya bilang ke pacar :

Anjer, kenyang banget saya. Ngga bisa gerak.

Yang juga dibalas dengan satu kata :

Sama ih.

Harga yang dipatok untuk bisa memakan satu porsi nasi rica ayam lengkap dengan oseng pendampingnya itu hanya berkisar sembilan ribu saja. Gile murah banget. Seketika saya langsung dengki sama orang-orang Solo, yang bisa datang kapan aja ke Warung Rica Bu Sartini untuk menikmati sepiring nasi rica ayam yang aduhai ya ampon nagihnya.

Gimana enggak, dua pirng nasi rica ayam + oseng-oseng + empat gelas es teh + satu gorengan cuma dipatok seharga Rp.26500 saja, ya ampon.

Murah parah.

Buka cabang ke Jogja ngapa sih, buk?

Bayar di Warung Rica Bu Sartini (Rica ISI)

Metode Pembayaran di Warung Rica Bu Sartini

Terakhir, untuk rating, tentu saja saya memberikan angka 8.5 untuk Rica Ayam Bu Sartini ini. Sementara untuk Mba Pacar… Em, nga tau, lupa nanya, paling juga nanti dia nimbrung di kolom komentar, jadi…

WOI RATING LU BERAPE, HEYLOOOOOOOW?

mwah.

Yasuda, makasi ya.

Bye.

30 comments

  1. Salah satu cara mudah agar perut dapat dengan cepat merasa kenyang adalah dengan makan makanan pedas gila, saat perut sedang lapar-laparnya. — MONMAAP, GUE PERNAH KAYAK GINI, KEMUDIAN GUE INFEKSI LAMBUNG + USUS.

    Itu Ria SW kenapa kayak noona-noona Korea ya?

    Tapi yes, aku penyuka makanan pedas. Trims ceritanya mas, nanti kalau ke Solo will definitely cobain panganan iki. (mendadak jadi indojavenglish)

    1. Hadooooooh, ngeri amat yaampon sampai infeksi lambung sama usus -_- kamu makan seberapa pedas heeee ._.

      Benaaaaar, Ria SW sunggu kekoreaan abis 😀

      Naaaah, bisa dicoba karena sunggu recommendation numero uno

  2. Untung baca ini pas udah makan. Kalau nggak auto ngences karena enak banget kayaknya. Kenapa ya tempat makan enak tuh justru kadang tempatnya sederhana aja. Semoga ibunya jualan terus deh sampai saya dapat kesempatan kesana.

  3. Fix! Kalo ke solo gue akan mampir kesini. Parah murah bangetttttt. Mana gue suka makanan pedes juga hahahaha. Harga mahasiswa banget ini mah. Pantes rame dikunjungi mahasiswa wkwk

  4. Feb, Mayang kabarnya gimana di deket warung itu?

    dengan harga semurah itu, dan komentar semua orang yg sepakat rasanya seenak itu, kalo smape rica ini ada di jakarta, saya yakin dia lagi buka cabang.

  5. Setiap kali ada teman yang datangbke Solo dan ngajak ke Rica ISI, jawabanku selalu sama : ojo rono plis, aku ra doyan pedes. Hahaha. Hampir 8 tahunan hidup di Solo, kayaknya durasiku buat makan di warung ini masih bisa dihitung pakai jari, lho. Itupun misal ke sana nggak pernah makan sama ricanya. PEDES GILA. NGGAK KUAT WETENGKU.

    Sempet muncul di youtubenya Next Carlos juga ini. Eh, next carlos apa sapa, ya? Yang food youtuber juga itu, yang gendut orangnya.

    1. Waaaaaaa, padahal jika saya jadi orang solo, pasti saya akan bolakbalik ke Rica ISI wgwgw enaknya nagih sekali soalnyaaa ;D

      sudah bukan menjadi hal yang mengherankan sih kalau RICA ISI ini kondang ;D enak banget soalnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s