History

Sabtu!

Selamat merayakan akhir pekan, wahai para penggiat Sabtu yang tiap malamnya keluar bersama pacar mengelilingi perkotaan sambil berpelukan.

Selamat merayakan akhir pekan juga, wahai para penggiat Sabtu yang tiap malamnya berkumpul bersama teman-teman di sebuah restoran, bernyanyi bersama sampai lupa bahwa tidak ada orang yang mengisi hatinya.

Pun, selamat merayakan akhir pekan juga, wahai para penggiat Sabtu yang tiap malamnya menyendiri di bilik kamar. Berselimut kain tebal bernamakan kesepian. Menunggu pesan datang dari gebetan, tapi yang datang justru pesan dari LINE Today. Duh kasian.

Yaudah.

Intinya, selamat merayakan akhir pekan sadjah, ya!

Pada Sabtu kali ini, seperti biasa gue akan langsung memulai untuk membahas rubrik #SabtuNgomonginLagu. Gue nggak akan membawa tulisan ini kepada sebuah pengantar yang bertele-tele, seperti misal membahas tentang gosip Ariel Tatum yang putus sama pacar barunya itu. Gue juga nggak akan membahas tentang gosip Ayu Ting-Ting yang keluar dari Pesbukers. Nggak, gue nggak mau membahas tentang itu.

Lagipula, Ariel Tatum mau putus sama pacar barunya atau kagak kan ya terserah dia ya? Namanya hubungan, kalau emang udah nggak cocok itu tuh ya harusnya diudahin aja. Lagipula, Ariel Tatum itu ngapain sih memilih pacaran kalau emang pada akhirnya bakal berpisah?

Padahal nih, waktu pertama kali gue denger kalau Ariel Tatum punya pacar dulu itu tuh kayaknya si Ariel Tatum dengan bangganya memasang foto bersama sang pacar. Gue sempet memprediksikan bahwa hubungan Ariel Tatum ini kelak bakal berujung pada sebuah pernikahan. Tapi kenyataannya… Putus juga tuh.

Jadi?

Ya mana gue tau. Lagian, gosip kalau Ariel Tatum putus sama pacarnya itu bener atau kagak, gue juga nggak tau. Terus…

TERUS KENAPA GUE MALAH NGEBAHAS BEGINIAN SIH, NJER.

Ayu Ting-Ting keluar dari Pesbukers, gimana ya?

YA BODO AMAT. GUE NGGAK NONTON PESBUKERS JUGA SIH AH!

INI MAU NGEBAHAS #SABTUNGOMONGINLAGU KENAPA PROLOGNYA SELALU NGGAK JELAS BEGINI SIH ELAH!

Oke, pada kesempatan kali ini, gue akan membahas sebuah lagu dari This Wild Life yang berjudul History. Tapi, sebelum benar-benar membahas tentang lagu ini, tentu terlebih dahulu gue akan membahas tentang profil dari This Wild Life dong ya.

Kalau profil dari Ayu Ting-Ting gimana?

BODO AMAT BALAJAER AH!

Yap, This Wild Life adalah sebuah duo bergenre accoustic rock yang terbentuk pada tahun 2010 di Long Beach, California, United States. Pada awalnya sih sebenernya This Wild Life ini merupakan sebuah band pop punk yang personelnya antara lain adalah Kevin Jordan, Anthony Del Grosso, Mikey Hoefnagel, Alex Beis, dan Ramsey Badawi. Namun, seiring berjalannya waktu, This Wild Life  pun akhirnya ditinggalkan tiga personelnya (Mikey Hoefnagel, Alex Bemis, dan Ramsey Badawi) dan hanya menjadi duo saja.

this-wild-life-2014

Source : AltPress

Tapi jangan salah, meskipun sekarang This Wild Life hanya diisi oleh dua orang personel, This Wild Life ini pada kenyataannya bisa menyajikan beberapa alunan musik yang menarik dan enak-enak aja gitu di telinga. Ada 4 album yang telah dibuat oleh This Wild Life, yaitu Pop Shove It (2011), Heart Flip (2012), Clouded (2014), dan juga Low Tides (2016). Tidak hanya mengandalkan pada album-albumnya, This Wild Life ini pun tergolong rajin dalam meng-cover beberapa lagu dari band-band kondang seperti Bring Me The Horizon, A Day To Remember ataupun Nirvana.

Pokoknya, buat kalian yang merasa tertarik untuk mendengarkan lagu-lagu rock yang ber-accoustic, This Wild Life ini bisa menjadi salah satu duo yang layak untuk kalian dengerin deh.

This-Wild-Life-2

Source : Mcxdwn.com

Lagu dari This Wild Life berjudul History yang akan gue bahas kali ini adalah sebuah lagu masuk pada album bertajuk Clouded. Sebagaimana arti dari kata History itu sendiri yang apabila di Indonesiakan berarti Sejarah, tentu saja lagu ini membahas tentang sesuatu yang telah berlalu. Apa itu? Mari kita simak liriknya.

You should not get what you have not earned

What I do from here is none of your concern

It didn’t work, yeah I know it hurts

But it’s gotta give before it gets much worse

Oooh, gotta give up on you, oooh

Oooh, gotta give up on you, on you

Dimulai dengan suara petikan gitar yang cukup manis dan dengungan dari entah alat musik apa itu, lirik pun mulai disenandungkan. Di lirik awal ini, seolah menggambarkan tentang perasaan seseorang terhadap pasangannya (atau bisa dibilang udah mantan kalik ya) tentang sebuah hubungan yang telah kandas.

Disini seolah seseorang itu ingin menyampaikan suatu keluhan kepada mantannya bahwa seharusnya si mantan itu nggak pantas mendapatkan apa yang sudah dia dapatkan dulu, seperti misal perjuangan yang telah seseorang usahakan, pengorbanan yang seseorang telah berikan, dan lain sebagainya. Selain itu, seseorang itu pun juga sempat merasa menyesal karena hubungan yang sudah dia jalani sejak lama akhirnya nggak berjalan dengan baik.

Pada akhir lirik ini, seseorang itu pun akhirnya menggambarkan tentang dirinya yang kayaknya memang harus menyudahi hubungannya dengan si mantan.

We’ve got a lot of history

But there’s too much space between you and me

You have plans, yeah I have dreams

But do I have the guts in me

To leave, leave, pack my shit and leave

Leave, leave

Setiap hubungan yang kandas, pasti memiliki sejarah. Disinilah makna utama dari diciptanya lagu ini. Ya, pada lirik ini, digambarkan tentang seseorang yang pada akhirnya memutar ulang memorinya ke sebuah hubungan yang dulu dia jalani. Disitu dijabarkan tentang sejarah yang dimiliki oleh seseorang itu dengan mantannya, yang mana mereka memiliki jarak yang cukup jauh atas hubungan yang dilaluinya. Si mantan punya jalannya sendiri, dan seseorang itu pun punya mimpinya sendiri.

Seolah flashback dari sejarah itu menguak suatu kenyataan bahwa cepat atau lambat, hubungan itu pasti akan berakhir.

The irony gets the best of me

I’m sad that we split, but you’re still happy

What I gave to you was more than memories

What you took from me wasn’t worth anything

Setiap hubungan yang kandas, pasti memiliki sisi ironis tersendiri dari salah satu pihak. Ya, pada ini, digambarkan tentang seseorang yang merasa sedih dan ironis ketika dia harus berpisah. Padahal, apabila dilihat dari sudut pandang lain, dia melihat mantannya yang seolah enjoy dan seneng-seneng aja gitu ketika hubungannya putus.

Seseorang itu pun juga merasa bahwa apa yang sudah dia berikan selama menjalin hubungan dengan mantannya itu lebih dari sekedar memory, sedangkan apa yang diambil oleh si mantan itu seolah nggak bernilai apa-apa.

Sedih nggak sih?

You never cared enough, you never earned my trust

You just took what you could get

You never lift me up, I never feel your love

I know exactly what this is

I’m tired of the weight when you lean on me

If I fell you would never stay to carry me

Pada lirik ini, seseorang itu mencoba menyampaikan perasaannya kepada mantannya, tentang kenapa dulu mantannya nggak cukup peduli dan nggak mau percaya kepadanya? Kenapa mantannya nggak pernah ada disaat dia terjatuh? Dan kenapa juga mantannya nggak memberikan rasa cinta yang tulus kepadanya?

Intinya, pada bait ini seseorang itu bertanya-tanya tentang sesuatu yang nggak pernah ada jawabannya. Kalau ada jawabannya, biar gue tau deh…

Mungkin…

YA DIA NGGAK CINTA SAMA KAMU KALIK AKH.

Haha enggak-enggak. Ya mungkin kan cara seseorang dalam menunjukkan kepeduliannya berbeda-beda, cara orang dalam memasang diri ketika pasangannya sedang ada masalah kan juga berbeda-beda, pun juga cara tiap orang dalam menunjukkan rasa cintanya kan juga berbeda-beda. Jadi, waktu PDKT dulu harusnya kan disamain dulu cara-caranya.

Hahak.

Udah ah, yang putus ya sudah putus. Nda usah sedih. Mari move on. Sekarang, dengerin lagu History ini dulu aja deh. Caw!

 

Terimakasih.

Advertisements

26 comments

  1. Pertama kali tau This Wild Life pas ngecover Sleepwalking-nya BMTH, keren abis anjir. Lagu underground jadi akustik memang selalu keren. Setelah itu baru ngikutin beberapa lagunya, tapi sekarang nggak lagi sejak Andhika Kangen Band ketahuan selingkuh.

    1. Wahahaaa kamu memang mantaaap Bang Fir 😀
      Iya sih, coverannya TWL yang Sleepwalking memang alus banget. Enaaak hahhak.
      Tapi, INI KENAPA MALAH ADA ANDHIKA KANGEN BAND ya (

  2. Saya sih bang engga percaya ya, abang ceritain lagu ini yang isinya tentang putus, terus diawal-awal ada tulisan ariel tatum putus sama pacarnya. Engga percaya bang, kalo abang ini mantannya ariel tatum, engga percaya
    Engga percaya
    engga percaya
    engga percaya
    terus gimana ayu ting2, udah balikan lagi sama pesbuker? kenapa engga bikin acara sendiri ya kayak tuiter, utuber, atau apa kek.
    Saran saya sih mendingan ayu ting-ting jadi penyanyi dangdut aja, dia cocok kayaknya nyanyiin lagu sambelado

    1. Kalau menurut pandangan saya, saya lebih prefer pada Ariel Tatum sih. Karena sesuai dengan namanya : ‘Tatum’, yang pabila diucapkan berkali-kali akan membentuk sebuah kata ‘Ranum’. Jadi terbongkar sudah siapa yang paling seksi diantara mereka. Ya, Mimi Peri.

  3. ariel Tatum sama Ayu Tingting besaran siapa? jangan bilang gak tau ya, bang wqqw. betewe penghasilannya ya yang besar
    gak pernah tau lagi This wild life, baru tau malahh. thanks, Feb

    1. Iya juga sih mbak :’ harusnya begitu. Makanya kadang aku pindah di Minggu kok postingannya wkwkkw.

      Tapi, nontonnya sama siapa ya mbak ya :’)

      Hahaha semoga bisa bertahan mbak mereka. Soalnya duetnya udah mantaaap 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s