Terrified

Sabtu!

Huweeeeh, kenapa yak setiap kali ketemu hari Sabtu itu gue selalu mendedikasikan hari itu sebagai hari mager seharian? Padahal sih, setiap hari gue juga udah mager. Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat itu gue kuliah cuma satu kelas doang. Siklusnya begini :

Bangun tidur – Kuliah – Pulang – Mager – Bangun Tidur – Kuliah – Pulang – Mager.

Gitu-gitu terus.

Gue kayak nggak ada kesibukan yang berarti aja gitu. Tiap hari di dalem kamar, nggak tau ngapain. Tiduran. Bangun, nggak tau ngapain, tiduran lagi. Hidup gue gini amat sih ya. Gue pengen sih ada kegiatan menarik yang bisa gue lakuin disela-sela rasa mager yang gue alami. Kira-kira apa ya? Ada usul?

Ngerjain Skripsi? 

Biar Cepet Lulus?

Biar cepet Kerja?

Biar Cepet Nikah?

Ah, iya, duh ini kan hari Sabtu ya? Baiklah. Mari kita masuk ke sesi #SabtuNgomonginLagu aja deh yuk. Hehehe.

WOI, SKRIPSI GIMANA WOI!

Nah, lagu yang akan gue bahas pada kesempatan kali ini adalah Terrified-Nya Story Of The Year. Ada yang tau?

Hah, apa? Skripsi Of The Year?

Baiklah, kalau belum ada yang tau, mari kita bahas sedikit.

KENAPA GUE DIKACANGIN SIH!

Bodo.

Yap, Story Of The Year adalah sebuah band yang terbentuk pada tahun 2000 di St. Louis, Missouri, United States. Mengusung berbagai macam lagu dengan genre Post-Hardcore dan Alternatif Rock, Band yang digawangi oleh Dan Marsala, Ryan Phillips, Philip Sneed, dan Josh Wills ini telah menelurkan kurang lebih empat album.

6038211

Source : Klik

Kalau dipikir-pikir, untuk band yang sudah terbentuk selama 17 tahun sih, empat album kayaknya terbilang sedikit ya? Album-album yang dimaksud itu diantaranya adalah Page Avenue (2003), In the Wake of Determination (2005), The Black Swan (2008), dan The Constant (2010).

Meskipun terbilang mempunyai album yang relatif sedikit, tapi isi lagu dari empat album Story Of The Year ini mantap-mantap kok. Coba deh dengerin Until The Day I Die, Sidewalk, Anthem Of Our Dying Day, Wake Up, Take Me Back, I’m Alive, dan tentunya lagu yang akan gue bahas kali ini Terrified.

Yoi, akhir-akhir ini, gue sering banget ndengerin lagu Terrified ini. Nggak ada alasan lain sih selain karena lagu ini enak didenger. Terrified ini masuk di album The Black Swan yang rilis pada tahun 2008 silam. Wah, meskipun udah 9 tahun, lagu ini masih terdengar mantap kok di telinga.

Bagaimana dengan makna lagunya? Mari kita lihat.

Here in this town, safe and guarded

We call it home, a feeling that we share

Now I leave this place, clinging to hope

And this midnight prayer

If we hold our breath, float beyond this

We’ll be reborn, I will carry us home

Diawali dengan suara lembut dari Dan Marsala serta diikuti dengan iringan piano + gitar yang manis, lagu mulai bersenandung dengan indahnya. Terrified ini menceritakan tentang seseorang yang terpaksa harus pergi meninggalkan keluarganya untuk mengikuti wajib militer. Ketika dalam perjalanan pergi, seseorang itu mencoba untuk mendeskripsikan sedikit tentang tempat tinggalnya yang mana sebenarnya sangat berat untuk dia tinggalkan.

Pada akhirnya, seseorang itu hanya bisa berdoa dan berharap agar kelak dirinya bisa kembali lagi ke tempat tinggalnya bersama keluarga tercinta. Dia pun meneguhkan keyakinan bahwa apabila dia bisa sabar dan terus berjuang untuk tetap hidup dalam menjalani wajib militer, dia pasti bisa merealisasikan niatnya untuk kembali ke rumah.

Are you still alive? Are you scared inside?

Providence is blind when you’re terrified

Are you still alive? Are you scared inside?

When we’ve reached the end of the road

I will carry us home

Lirik kedua ini adalah bagian reff dari lagu Terrified. Dilirik ini seolah menggambarkan tentang seseorang yang menjalani wajib militer itu tadi sedang memikirkan bagaimana keadaan keluarganya. Apakah mereka baik-baik aja? Apakah mereka tetap hidup? Tapi disini, dia membuat semacam makna kiasan yang mana mengungkapkan bahwa takdir itu buta kalau kita takut. Artinya mungkin semacam kayak takdir itu bakal tetap terjadi, entah kita takut atau berani menghadapinya.

Namun pada kesimpulannya, meskipun demikian, seseorang itu masih saja memantapkan keyakinannya bahwa kalau wajib militernya udah selesai, dia bakal pulang ke rumah dengan tenang.

Oh no, if all I’ve said was only a hope

Meaningless in truth now

Will I expire holding the womb

In safety for you

If we make it through and I can save you

With this heart I know, I will carry us home

Keraguan kadang menyelimuti setiap manusia. Nah, pada lirik ketiga ini, seseorang yang tadi sedang menjalani wajib militer pun sempat merasa ragu untuk bisa kembali ke rumah dan bertemu dengan keluarganya lagi. Tapi, dengan mengumpulkan seluruh keyakinan yang ada di hatinya, dia pun mencoba mengusir keraguan itu dan akhirnya bakal benar-benar bisa balik ke rumah.

And now I’m so far away from you

Will I be making any difference after leaving you all alone?

Now I’m so far away from home

Can I justify my actions after leaving you

Here in this town, safe and guarded,

We call it home, a feeling that we share

Pada lirik sebelum lagu benar-benar berakhir ini, seseorang yang tadi menjalani wajib militer pun tersadar bahwa sekarang dia udah terpisah jauh sekali dengan orang-orang yang dia sayangi. Dia pun sempat kepikiran :

‘apakah setelah kepergiannya itu membuat suasana rumah dan juga perasaan orang-orang yang ditinggalin itu jadi berubah?’

Entahlah.

Yang jelas, dia hanya ingin pulang, pulang, dan pulang.

Setelah mendengar dan memahami makna lagu Story Of The Year – Terrified ini, gue pun jadi berpikir…

‘Sebegitu nggak damainya ya dunia ini?’

Maksudnya, kenapa sih banyak orang di luar negeri sana yang diwajibkan untuk bermiliter? Maksudnya mereka memerangi apaan sih? Banyak ya perang-perang yang nggak disorot oleh publik? Hmm… Mungkin iya ya? Genosida di Syria aja nggak dilirik media sama sekali.

Hmm…

Entahlah.

Sekarang, coba deh dengerin lagunya. Siapa tau suka.

Advertisements

4 comments

  1. Ya ampuun band ini, bikin aku kanget pas jaman masih gadis *oleskrimantiaging*

    Tp aku cuma tau 1 lagu doang yg until the day I die, btw jadi gimana Feb skripshit-nya? Jangan krbanyakan mager tar jd mahasiswa abadi loh, pdhl cinta aja gada yg abadi #eh

    1. Hahaha masih gadiiiis yaaa mbak. Itu berapa abad yang lalu mbak? *emaap :p

      Haha, until the day i die itu emang hitsnya SOTR sih mbak.
      Duuuh, denger kata skripsit jadi lemes 😦

  2. Ya Merangin musuhnya atuh bang
    Masa Merangin temennya sendiri
    Tapi seru mah perang MA istri bang
    Di kamar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s