The World Of Kanako

Yuhuuuu~

Ada yang rindu sama Nanda?

Hahaha…

Ini berasa udah lama banget ya gue meninggalkan job yang diberikan secara paksa sama Febri. Iya, berasa udah lama banget dari terakhir gue nulis review film ala ala. Hmm… Ya, berasa udah lama banget ya.

YA NGGAK USAH DIULANG-ULANG JUGA, BAKWAN -_-

Gue ga bisa ngasih alasan kenapa sebulan lebih ini nggak nulis review film ini. Tapi intinya, beban hidup mahasiswa yang menyebut dirinya dengan nama “skripsi” itu ternyata cukup membuat gue mikir :

“JOKI SKRIPSI MANA NIH? BANTU GUE! BANTU GUE!”

Kalau ditanya orangtua mengenai kabar skripsi, gue cuma bisa jawab : everything under control dengan nada yang sangat-sangat tenang…

gafe

Source : Klik

Padahal dalem hatinya mah… Aaaah, rasanya ingin menangos.

Tapi yaudahlah ya. Skripsi itu ada kan buat dikerjakan, bukannya diratapi kayak gini. Bahkan kalau skripsi kita itu bentuknya penelitian yang butuh banyak subjek tapi alat ukurnya ga beres-beres. Rasanya itu gimana, ya? Kampret banget sih skripsi ini ah.

Heh? Tadi katanya ga boleh diratapi!

Hhh, males ah ngebahas ah skripsi. Jangan bikin masalah deh pake ngebahas skripsi segala.

TADI YANG MULAI NGEBAHAS SKRIPSI ITU ELO!!!

Huaaaaaaaaaaah!

Mending bahas film yok ah. Bahas film yang bikin bahagia, sekalian ngerjain job yang udah lama gue tinggalin selama berminggu-minggu ini.

Yap, pada kesempatan kali ini, gue akan mereview film tentang mbak-mbak cantik yang saking cantiknya bahkan membuat gue pribadi (yang notabenenya perempuan) juga menyukainya.

….

Tenang, mohon kondisikan.

Ini aman.

Film ini cocok dengan sebuah quote dari William Scott Downey yang pernah gue baca :

The more beautiful the serpent, the more fatal its sting

Sesuatu ketika semakin cantik, maka akan semakin menyakitkan ketika dia menyerang. Pikiran itu cocok banget kalau disandingkan dengan film ini.

The World of Kanako

grfeefe

Source : Klik

Ini film Jepang yang release pada tahun 2014, besutan Sutradara Tetsuya Nakashima yang juga pernah dengan indahnya  membuat film berjudul Confessions dan Memories of Matsuko. Kedua film itu juga termasuk ke dalam film favorit dan mindblowing yang pernah gue tonton. Kapan-kapan gue bahas disini deh.

Enyway, ciri khas dari film Tetsuya Nakashima ini tuh ya dari soundtrack keren yang digabungkan dengan cara pengambilan gambar yang hebat banget. Parah deh pokoknya. Selain itu, plot ceritanya juga kadang bikin kita mikir :

“Jadi manusia tuh gimana sih sebenernya”

Balik ke film The World of Kanako, jelas lah ya sebenernya film ini tentang apa? Yap, film ini bakal nyeritain tentang cewek yang bernama Kanako (Nana Komatsu) yang menghilang tanpa ngasih kabar ke orangtuanya selama berhari-hari. Orangtuanya yang awalnya udah cerai pun kemudian bertemu lagi buat nyariin si Kanako ini. Dimulailah perjalanan sang ayah buat nyariin si Kanako. Nah, disinilah garis besar cerita filmnya. Tapi film nggak dimulai dengan cerita menghilangnya Kanako, sih. Film justru dimulai dengan sebuah gambaran gimana orang menghabiskan malam natalnya, ada yang ke gereja, ada yang menghabiskan malam bareng pasangannya, keluarganya, dan juga ada yang pesta gila-gilaan.

Kita sebagai penonton pun pada akhirnya disuruh mikir :

“ini sebenernya apa kaitannya dengan isi filmnya, sih”

Well, setelah memahaminya lebih dalam, ternyata ada kaitannya sekali karena disitulah awalnya.

Fast forward ke masa 8 bulan setelah itu, film pun bercerita kalau ada kasus pembunuhan di sebuah minimarket gitu. Dari kasus pembunuhan itu, ternyata Bapak Kanako (Koji Yakusho) secara nggak sengaja pun terlibat.

Sebenernya plot film ini tuh agak-agak bikin pusing sih, kayak film-film Tetsuya yang lain. Plotnya kadang suka lompat-lompat maju-mundur-cantik gitu. Kalau kita nggak jeli, kita bisa bingung sendiri.

Eh, tapi film ini tetep worth it buat ditonton kok, apalagi openingnya si Bapak Kanako ini badass banget.

grgrgsefs

Hhh sikat gigi ae sangar pak.

asde

Apalagi nyisir kumis yekan, makin sangar.

btbt

Sesangar-sangarnya si bapak, eh pas jadi tamu di rumah orang dia tetep pencet bel kagak main dobrak ae. Good job pak.

Ternyata si Bapak dateng ke rumah mantan Istrinya yang telpon kalo Kanako ilang. Yeah ya gitu ternyata si Bapak tadi dandan sangar soalnya mau ketemu mantan yuhuuu~ sapa tau CLBK hahahah.

Elah tapi pas dia sampe rumah mantannya itu, mantannya malah bilang gini tentang hilangnya Kanako :

efr

Loh loh loh, jadi Kanako kenapaaa? Kok Ibunya sampe bilang mungkin ini salah pahamku saja.

asfegr

Waduuu, ini ditemukan di tas Kanako. Jadi Kanako itu pecandu obat obatan illegal? Jangan-jangan Kanako hilang karena dia kena masalah gara-gara kecanduannya?

Jeng jeng jeng.

Sebuah misteri.

Kemudian si bapak sangar berangkat nyariin Kanako, tapi dalam perjalanannya dia juga menemukan berbagai fakta tentang Kanako yang selama ini ga dia ketahui. Menemukan sisi Kanako yang ga Bapaknya kenal.

Ngomongin Bapak Kanako mulu, Kanakonya manaaa.

asadafa

Kanako tuh, cantik ye. Ini Kanako dalam ingatan temennya, atau korbannya? Entahlah hahahah.

Kanako diceritakan sama temen-temen yang diwawancara sama Bapak Kanako sebagai seorang gadis yang cantik, baik, ramah, deket sama siapa aja. Kayak tipikal gadis cantik populer gitu. Tapi kemudian kata temennya juga Kanako saking baiknya sama siapa aja, dia juga baik sama drug dealer dan preman sekolah gitu. Bapaknya kemudian mulai curiga jangan-jangan Kanako ini kena semacam salah gaul aja karena orangtuanya cerai.

Benarkah salah gaul?

Pelan-pelan kemudian semua fakta tentang Kanako, hidupnya dan dunianya jadi diketahui sama bapaknya. Semuanya kemudian mengarah ke kunci jawaban kenapa Kanako menghilang, dan dimana Kanako sebenarnya.

safegrg

Kata temen Kanako, eh atau korbannya?

Film ini ngasih tau kita bahwa bahkan orangtua pun kadang ga ngerti apa yang dirasakan anak-anaknya. Apa yang terjadi di dunia anak-anaknya. Anak-anak bisa bohong dengan senyuman di hadapan orangtuanya.

Dan mahluk secantik Kanako bisa jadi mahluk paling wicked sedunia.

klasafe

Benarkah?

Kompleksitas diri seorang Kanako yg bikin film ini menarik. Kanako diceritakan dari sudut pandang si Bapak, si Ibu, dan kawan kawan dia. Jadi Kanako mana yang benar seorang Kanako?

Tetsuya berhasil membungkus sebuah pertanyaan sederhana mengenai siapa dan dimana Kanako menjadi sebuah film berdurasi hampir 2 jam yang setiap menitnya dapat dilalui tanpa sekalipun kita bertanya dimana Kanako?

Ending dari film ini juga sangat memuaskan dan ternyata sangat sederhana, tidak serumit apa yang membangun klimaks film ini. Kenapa Kanako menjadi Kanako, dan bahkan apakah alasan itu adalah alasan sebenarnya Kanako. Bisa dibilang kita masih bebas menentukan jawabannya atas kesan kita kepada Kanako.

Kalo aku sih sih bilang Kanako itu cantik luar biasa tapi wicked. So wicked sedih rasanya liat dia. Dia benar benar hopeless lunatic. Dengan rating 5/5, kalian recomended banget nonton film ini demi seorang Kanako yang cantik luar biasa, kemudian mencoba memahami dunianya.

badasfe

Yang penasaran, yuklah lihat trailernya :

Ditulis Oleh : Ananda Aning Pradita

Diedit Oleh : Febri Dwi Cahya G

 

Advertisements

20 comments

    1. Downloaaad aja sepertinya bisa deh mbak 😀 hehehe. duuuh, aku anak downloadan banget ya 😀

      Waaah, jangan-jangan temenmu itu mbak yang ada di film ini *lah wkwkw

      Kereeen mbaaka temen kamu 😀

  1. Liat trailernya malah makin penasaran.. :D. Makin banyak aja list film yg aku mw tonton kalo abis baca review film kalian berdua :p.. Film ga biasa gini sih yg aku seneng..

  2. skripsi jangan di ratapi *please* cukup ditangisi *laaaaah?

    apakah di ganool sudah ada film ini? hehehe
    itu si bapak juga dulu diajarin sopan santun kali sama ortunya, jadi bisa mencet bel dulu sebelum masuk rumah orang laen? 😄

    1. Wahahaha duh, jadi sedih kalau ngebahas skripsi 😦

      Sepertinya sudah mbak. Cobacari saja duluuuuuuh. wkwkwk kalau enggak cari disitus laiiiin mbak 😀 ini keren loh filmnyaaa 😀

      Duuuh, ini malah ngajarin si bapaaak yaa :p

  3. AAA AKU KANGEN NANDAA. (GAK KANGEN FEBRINYA)

    5/5 berarti bagus banget dong?
    Sempurna gitu.

    Kalu gue tebak tebak. Apa si kanako ini pembunuh? atau sumanto versi cantik?
    Whhaha
    *mulai ngaco*

    Anyay gue tetep penasaran dan berencana ngedownload film ini besok di kantor.

  4. Ini nemu film beginian di mana sih? Gue terakhir nonton film jepang judulnya Orange. Bagus juga ituu. Tapi sampe sekarang ga pernah nonton… Karena gatau nyari di mana. \:p/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s