Menyimpan Kenangan Dengan Kamera Ponsel

Asus Zenfone Laser giveaway

Setiap orang punya kenangan.

Ya, biasanya setiap orang mempunyai caranya sendiri untuk menyimpan suatu kenangan yang telah lalu.

  • Ada orang yang menyimpan kenangan hanya di dalam ingatan yang samar-samar.
  • Ada orang yang menyimpan kenangan di dalam sebuah lagu galau.
  • Pun, ada pula orang yang menyimpan kenangan di dalam sebuah foto yang tak berbingkai.

Gue pun demikian.

Gue pernah menyimpan kenangan hanya di dalam ingatan saja, yang suatu saat, entah kapan masanya, kenangan itu tiba-tiba muncul dengan sendirinya.

Gue pun pernah menyimpan kenangan di dalam sebuah lagu, yang suatu waktu, entah dimanapun, ketika lagu tersebut berkumandang dan secara nggak sengaja telinga gue mendengar, maka dengan sendirinya kenangan lama kembali hadir dan membuat gue membatin.

‘Ini lagu pernah gue dengerin bareng dia, yang telah pergi dan bahagia bersama orang lain’

Gue juga pernah menyimpan kenangan di dalam sebuah foto. Cara ini adalah cara yang paling sering gue lakukan karena menurut gue, menyimpan kenangan di dalam sebuah foto adalah cara yang paling mudah dan praktis untuk dilakukan. Apalagi fotonya menggunakan foto ponsel yang selalu kita bawa kemana-mana.

Hmm…

Bicara masalah foto, seumur-umur gue nggak pernah punya kamera digital atau semacamnya. Mungkin, kamera pertama yang dimiliki oleh keluarga gue adalah kamera ponsel yang pertama kali gue beli dari hasil ngemis-ngemis ke bapak.

Pada masa itu, gue merengek ke Bapak biar bisa dibeliin ponsel yang ada kameranya, nggak peduli mau gimana bentuknya. Alhasil, bapak pun membelikan gue sebuah ponsel kamera dengan resolusi VGA. Resolusi kamera yang harus menggunakan senter dalam pencerahannya. Ponsel kamera yang kalau sekarang masih ada yang menggunakannya, mungkin dia adalah manusia pendatang dari planet Mars.

IMG-20150320-00741

Ya begini nih. Kamera VGA disenterin. Penggunanya pendatang  dari planet Mars. Ya begini banget nih.

Gue bahagia. Ya, gue merasa bahagia banget. Pada masa itu, dipikiran gue hanyalah ‘Asik, gue punya kamera. Gue bisa foto-foto. Gue bisa menyimpan momen yang terjadi sehari-hari’

Pemikiran yang cukup sederhana dan mungkin nggak akan dimiliki oleh orang-orang di zaman sekarang.

Setelah itulah akhirnya gue menggunakan kamera ponsel beresolusi VGA itu untuk menjepret hal-hal unik yang gue lihat.

Pada dasarnya, trend foto menggunakan kamera ponsel memang sudah bukan hal yang asing lagi untuk kita. Semua orang sepakat dan memiliki alasan yang sama kenapa kamera ponsel lebih sering digunakan untuk foto : Praktis. Lagipula, sekarang sudah banyak sekali ponsel yang menawarkan spesifikasi dimana kamera yang melengkapinya sudah seperti kamera digital, kayak Zenfone 2 Laser ZE550KL misalnya. Gilak, masa kamera depannya 5 megapixel terus kamera belakangnya 13 megapixel? Ponsel dewa. Bener-bener dewa.

Jilatan yang bagus, bung.

Lanjut.

Oke, gue juga merupakan salah satu orang yang suka jepret-jepret asal menggunakan kamera ponsel. Setelah kegembiraan gue akan kamera ponsel beresolusi VGA yang gue punya pada masa SMP kelas satu sampai tiga, akhirnya pada masa SMK gue memilih untuk ganti ponsel. Kala itu, resolusi kamera di ponsel gue sebesar 2 megapixel, kualitas yang cukup lumayan untuk menjepret momen bareng pacar, teman atau orang yang kita sukai diam-diam.

Pada masa SMK, gue pun menjadi orang yang paling suka selfie dan foto bareng temen-temen. Tanpa memikirkan bentuk muka yang mirip kayak anoa kurang belaian, gue selalu menjepret berbagai macam foto, tentu dengan muka gue yang menjadi background utamanya. Puncak kegemaran gue akan selfie itu terjadi pada kelas 3 SMK. Di masa itu, gue dan temen-temen sekelas emang lagi kompak-kompaknya. Maka, disetiap kesempatan yang ada, gue pun selalu menjepret setiap momen yang gue lalui bareng mereka.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Gue nggak tau, kenapa dulu jadi manusia narsis banget.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Waktu pelajaran, guru juga diajakin foto dong.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Foto loncat-loncat, waktu masih jaman-jamannya

Lulus SMK, gue pun kembali mengganti ponsel lama dengan ponsel baru yang memiliki resolusi kamera sebesar  5 Megapixel. Pada waktu itu, gue merantau di Kalimantan. Maka, disetiap momen yang gue lakukan bersama teman-teman baru disana, gue pun tak pernah lupa untuk menjepretnya dengan penuh senyum, penuh muka nggak jelas dan penuh kebahagiaan.

14092012368

Rekan-rekan waktu di Kalimantan

IMG-20120912-00530

Masih Rekan-rekan di Kalimantan

Masa Kuliah, gue jadi jarang narsis dengan kamera ponsel. Di masa-masa ini, gue lebih memanfaatkan kamera ponsel sebagai sarana untuk menjepret tugas kuliah, jawaban tugas kuliah, catatan kuliah ataupun bahan contekan untuk ujian.

1468597610134

Manusia Niat ! dan Laknat !

Gue meninggalkan kebiasaan lama gue dimasa SMP, SMA dan Kerja dulu karena pada waktunya, gue sempet  berpikir dan menggumam :

‘Ah, ini foto-fotonya alay semua’

Pada waktu itu, pikiran dan gumaman itu memang benar.

Gue emang alay.

Namun, disuatu malam, ketika gue lagi duduk didepan laptop dan tergerak untuk iseng buka-buka foto lama yang tersimpan disalah satu folder, gue tersadarkan akan satu hal :

‘Ternyata, foto yang gue anggap alay gue dulu… menyimpan banyak sekali kenangan yang sayang untuk dilupakan’

Ya, nyatanya, dari beberapa foto yang gue abadikan dan gue anggap sebagai foto-foto nggak jelas, ternyata foto tersebut menyimpan banyak sekali warna didalam hidup gue. Masa dimana gue dulu selalu dikelilingi teman-teman baik yang sekarang menjadi menyibuk. Masa dimana gue dulu dikelilingi mantan-mantan baik yang kini sudah menghilang. Dan Masa dimana gue dulu dikelilingi oleh teman sesama perantauan yang kini berpisah untuk kelangsungan hidupnya sendiri-sendiri .

Pada dasarnya, gue memang merindukan momen-momen itu.

Sembari melihat layar laptop, gue membatin :

‘Seandainya apa yang ada di foto ini bisa diputar ulang kembali’

Sampai akhirnya gue menyadari, apa yang gue harapkan, tidak bisa direalisasikan.

Kemudian, sembari menghela nafas panjang, gue pun kembali membatin dengan pasrah :

‘Setidaknya… setiap kali melihat foto ini, kenangan demi kenangan senantiasa membawa gue kembali pada masa itu. Masa-masa dimana gue berbahagia bersama teman-teman dan para mantan.’

Huft.

Terimakasih.

 

‘Giveaway Aku dan Kamera Ponsel by uniekkaswarganti.com

Advertisements

50 comments

    1. Nggak tau mbak ._. kenapa ya? padahal aku udah superduper moveon loh mbak, suwer deh ._.

      Wkwkwkw epic ya :’ masih banyaaaaaaaaaaak banget sih sebenernya mbak. Tapi cuma itu yang layak konsumsi publik wkwk

  1. Nyontek apa bikin ringkasan buku itu? hahaha, banyak banget tulisannya sampe penuh. Kalo aja jaman dulu piksel kamera udah bagus, makin ciamik deh pas mengenangnya. Semoga menang ya!

    1. Wkwkwk itu namanya nyekill :’ wkwkwk laaah habis aku nggak suka hafalan 😦 wkwkwk Iya Rob, kalau aja dulu kameranya udah keren dan murah maaah, kenangan kita bakal banyak banget 😀

  2. Mas Feb itu yg benar kamera depan 5 MP dan kamera belakang 13 MP. diedit lagi ya kak
    Sayang sekali aku gak punya banyak dokumentasi pas SMA. kameraku jelek 😦

    ceritanya keren. Sukses juga 😀

    1. Eh iya mbak 😀 udah diedit kok. Hehe 😀 makasih banyak ya Mbak udah diingetin 😀

      Wkwkwk sama sih, dulu kameraku jelek, tapi tetep narsis aja wkwk 😀

      makasih lagi, Mbak 🙂

  3. FEBRI ALAY *UNFOLLOW BLOG NYA* HAHAHAHAHA

    Kalau aku, nyimpen memorinya… di blog. Uhuy! Kadang suka aku baca2 lagi tentang apa yang udah aku tulis wqwq *aku gatau orang lain begini juga apa engga*

    Oiyaaaaak, moga giveaway nya menang Feb!

    1. Alayku malah dari dulu sampai sekarang, Mbak :p wkwkw

      Iya sih, aku tahun 2013 kemarin mulai nyimpen memory di blog dong wkwkw 😀 kadang kalau baca ulang, bikin ngakak dan mikir ‘kok aku dulu segitunya ya?’ wkwkwk

      Aamiin 🙂 terimakasiiih yuhuuuy 😀

    1. Wkwkwk Waaaa sama 😀 tapi bedanya, dulu aku narsisnya asal ada foto aja wkwk 😀 kalau sekarang mah ya kayak kamu, narsisnya kalau semuanya mendukung (kayak cahaya, rambut, outfit dan mukak) kwkw 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s