Making Love Out Of Nothing At All

HeyHo.

Gimana kabar libur lebarannya?

Gimana perkembangan berat badan?

Gimana hidupmu setelah bulan Ramadhan? Masih rajin shalat berjamaah di masjid?

Ouch.

Ahaaa, pada Sabtu kali ini, seperti biasa, mari langsung saja kita masuk ke #SabtuNgomonginLagu.

Dan, yaaak, sebelumnya, mari wahai orang-orang tua angkatan delapan puluhan untuk merapat sebentar karena sekarang gue akan membahas perihal lagu berjudul Making Love Out Of Nothing At All-Nya Air Supply.

Ada yang tau?

Kalian keren.

Dan Tua.

Yap, Air Supply adalah nama panggung dari duo kece asal Australia, Graham Russell dan Russell Hitchcock yang terbentuk pada tahun 1976 silam. Mengusung genre soft rock, nama Air Supply agaknya sudah tidak asing lagi ditelinga para penikmat musik dunia. Pasalnya, sudah ada banyak sekali album maupun single yang tercipta dari polesan tangan dingin duo musisi ini. Menurut gue, lagu yang menjadi andalan Air Supply diantaranya adalah All Out Of A Love, Without You,  Lost In Love, Goodbye, The One That You Love, Even The Night Are Better, Now And Forever, I Can Wait Forever dan tentu saja lagu yang akan gue bahas kali ini, Making Love Out Of Nothing At All.

Sebenernya, gue tau lagu Making Love Out Of Nothing At All ini pada tahun 2013 lalu. Pada masa itu, gue lagi kepo-keponya sama Air Supply karena lagu George Benson – Nothing Gonna Change My Love For You yang mereka cover itu berhasil menarik hati gue untuk mencari tau lebih detail perihal Air Supply, siapa tau ada lagu-lagu lain dari Air Supply yang enak didengar. Sampai akhirnya, setelah kepo sana-sini, ketemulah lagu Making Love Out Of Nothing At All yang kemudian langsung bisa membuat gue selalu memutar lagu tersebut berulang kali.

Gue pernah sekali mencoba mendengarkan lagu Making Love Out Of Nothing At All ini di kampus sewaktu lagi ngerjain tugas bareng temen-temen, yang kemudian berakhir dengan pertanyaan dari seorang temen :

‘Aku kayak pernah denger lagu ini?’

Gue cuma bisa melirik tanpa merespon, sebelum akhirnya temen gue kembali berucap.

‘Gilak, itu kan lagu dizamannya Bapak sama Ibukku muda dulu’ Temen gue geleng-geleng kepala ‘Kamu angkatan delapan puluhan, Feb? Pantes mukamu begitu amat’

Gue nggak bisa berkata apa-apa.

Kampret.

Setelah mendengar lagu Making Love Out Of Nothing At All ini berulang kali, gue pun merasa penasaran dengan apa makna dari lirik yang terkandung di dalam lagu tersebut. Sampai akhirnya, gue mulai kepo-kepo perihal liriknya yang gue dapat dari sini :

I know just how to whisper,

and I know just how to cry;

I know just where to find the answers;

and I know just how to lie.

I know just how to fake it,

and I know just how to scheme;

I know just when to face the truth,

and then I know just when to dream.

And I know just where to touch you,

and I know just what to prove;

I know when to pull you closer,

and I know when to let you loose.

And I know the night is fading,

and I know that time’s gonna fly;

and I’m never gonna tell you everything

I’ve got to tell you,

but I know I’ve got to give it a try.

And I know the roads to riches,

and I know the ways to fame;

I know all the rules

and then I know how to break ’em

and I always know the name of the game.

 

But I don’t know how to leave you,

and I’ll never let you fall;

and I don’t know how you do it,

making love out of nothing at all

(Making love)

out of nothing at all,

(making love)

out of nothing at all,

(making love)

out of nothing at all,

(making love)

out of nothing at all,

(making love)

out of nothing at all

(making love)

out of nothing at all.

 

Every time I see you all the rays of the sun

are streaming through the waves in your hair;

and every star in the sky is taking aim

at your eyes like a spotlight,

The beating of my heart is a drum, and it’s lost

and it’s looking for a rhythm like you.

You can take the darkness from the pit of the night

and turn into a beacon burning endlessly bright.

I’ve got to follow it, ’cause everything I know, well it’s nothing till I give it to you.

 

I can make the runner stumble,

I can make the final block;

And I can make every tackle, at the sound of the whistle,

I can make all the stadiums rock.

I can make tonight forever,

Or I can make it disappear by the dawn;

And I can make you every promise that has ever been made,

And I can make all your demons be gone.

But I’m never gonna make it without you,

Do you really want to see me crawl?

And I’m never gonna make it like you do,

Making love out of nothing at all.

Saat pertama kali membaca-baca liriknya, hal pertama yang terbesit dikepala gue adalah :

‘Kampret, gue mana bisa bahasa Inggris. Yang gue tau cuma ‘Making Love’ yang berarti ‘Kawin’. Dan Kawin adalah ‘ohok-ohok oye’

Kemudian, hal kedua yang terbesit di kepala gue selanjutnya adalah

‘Aha, Google Translate’

Dan akhirnya, dengan bantuan google translate, gue pun bisa menyimpulkan bahwa lagu ini mempunyai makna ‘orang yang cintanya bertepuk sebelah tangan’

Huft.

Seperti yang tertera di awal-awal lagu, si penyanyi mengutarakan bahwa dia tau akan banyak hal di dunia ini. Dia tau bagaimana cara menangis. Dia tau bagaimana cara mencari jawaban dari sebuah pertanyaan. Dia pun tau bagaimana cara berbohong, berpura-pura ataupun berencana. Intinya, dia tau akan segala hal yang lumrah di dunia ini. Namun, satu hal yang tidak pernah dia tau adalah perihal alasan kenapa orang yang dia cintai tidak pernah benar-benar bisa mencintai dirinya.

Di lirik-lirik berikutnya pun si penyanyi mengutarakan pernyataan yang sama perihal dirinya yang dapat melakukan banyak hal. Namun, satu yang tidak dia bisa : Melakukan apa yang dilakukan oleh orang yang dicintainya perihal dia (orang yang dicintainya) yang tidak bisa benar-benar mencintai dirinya.

Ya, buat gue, makna yang terkandung di dalam lagu ini sedikit membuat gue mikir akan sebuah pertanyaan.

‘Iya ya, kenapa kadang-kadang kita bisa mencintai orang yang nggak benar-benar bisa mencintai kita? Kenapa kita mencintai orang yang nggak pernah ada ada usaha yang sama kayak apa yang kita lakukan untuk mencintai dia?’

Mungkin, secara nggak langsung, lagu ini udah bisa mewakili para pecinta yang bertepuk sebelah tangan diluar sana. Karena, ya emang lagu ini ngejleb parah, sih.

Baiklah, nggak perlu berlama-lama. Mari kita nikmati lagunya.

Kuy.

Advertisements

39 comments

  1. Alhamdulillah puasa ga puasa tetep Feb…. tetep ndut maksudnya hehe

    Ini lagu susah dinyanyiin kalau nggak punya napas panjang. Paling asik kalau nyanyi diriringi satu kelompok penyanyi gospel buat suara latar soale mesti bagus.

    Ini salah satu lagu AS yang aku suka selain Without You… tapi lainnya juga keren kayak Goodbye…

    Request Feb, coba kapan2 ulas lagu jadul lagi punya Richard Cocciante judulnya Just For You…. keren habis lagunya

    1. Wkwkwk sama brati kita mbak :’)

      Beneeeer -_- aku nyanyi lagu ini nggak pernah bisa nyampe -_- wwkwkkw
      Wuhuuuu Without sama Goodbye emang kereen sih itu 😀 hihi

      Waaah, Richard Cocciante 😀 lagunya Omku tuh 😀 pernah ndengerin lagunya dong aku 😀 Okee Mbak, lain kesempatan aku bahas ya 😀

  2. Ini lagu gua banget nih… soalnya sering bertepuk sebelah tangan. Huhuhu…

    Tolong beri aku kekuatan, mas feb!

  3. Thanks ya jadi tau lagu ini. Aku lebih suka Chilli Black Paper hehe
    Kamu tanya kabar dan berat badan aku ya? Aku sehat, jelas turun 6kg. Tear banget😭😭

  4. Lebaran udah berakhir, tapi badan masih belum lebaran juga. Masih kurus kering, Feb :(((( Qu kan pengen berbadan makmur padahal :((((

    Aaaaaak lagunya. Memang bagus. Memang juara. Jleb banget maknanya ya, Feb. Horeee, aku keren karena tau lagu ini. Dan tua. Dan pengen making love halal tapi nggak punya partner-nya. Aaaak :(((

  5. FIX gue tua hahahahhaha, tapi bangga deh. Lagu – lagu jaman dulu masih lebih meaning dan easy listening dr pada lagu barat kekinian. Aku pencipta lagu jadul hihihihi

    1. Wkwkw tooos, kita berdua tua 😀 wkkww

      Iyaaa 😀 aku juga suka lagu jadul, enak dan adem buat didengerin gitu 😀 classic is classy 😀

      Waaa? pencipta lagu jadul? seriusaaan Mbak?

  6. Feb feb…intinya lo curhat ya lagi bertepuk sebelah tangan hahahaha…
    pukpuk ya…
    Gara-gara baca postingan lo ini, langsung palylist di gue air supply semua, tua bener ya…tapi emang “sering denger” hampir semua lagu-lagu nya hahahha

    1. Wkwkwk kamu tau sekali ya :p wkwk aku sering sih sebelah tangan gitu :’ wkwkw *lah wkwkw

      Waaaa kamuu generasi delapan puluhan atau sembilan puluhan mbak 😀 wkwkw Tapi emang lagunya keren sih Mbak 😀

  7. Dari dl penasaran dg arti dr lagu ini sampe searching kemana2. Kalo di terjemahan google emang artinya bertepuk sebelah tangan, tp yg lebih asyik ini artinya
    i don’t know how you do it/ aku tak tahu bagaimana kamu melakukannya
    making love out of nothing at all/memunculkan cinta tanpa melakukan apa2
    romantiskan? 😊
    salam

  8. Lagu ni mmg best.. Dari jln critanya umpama seorang laki2 yg sdh berkeluarga bercinta dgn cewek yg belum kahwin.. Bila nak tinggalkan cewek tu susah sbb dia sangat cintakan cewek tu. So lagu ni khas tuk c cewek tu. Namun c cowok tau dia harus pergi jua.. Hehe

  9. Ini lagu kesukaan calonku ni mas hahaha wktu awal pacaran dia nyuruh aku buat dengerin ndk ngerti tujuannya apa pdhl juga ndk brtepuk sebelah tangan hihi brhubung lagi kangen aku dengerin ini lagu huhu sedih ditinggl krja di Jkt soalnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s