Miles Away

SABTU !!!

Uwuwuwu.

Ada yang pacaran malam ini? Istighfar, masmbak. Di bulan biasa aja nggak boleh pacaran, apalagi bulan Ramadhan. Nggak berkah. Mending nikah, yuk?

Yah, setelah beberapa kesempatan #Sabtu Ngomongin Lagu terlewatkan, maka pada malam ini, disela-sela pertandingan Euro yang bikin fokus terpecah, #Sabtu Ngomongin Lagu kita mulai kembali.

Yuk, ah.

Sekarang, gue akan membahas tentang lagu Miles Away-nya Memphis May Fire. Namun sebelumnya, ada yang belum tau Memphis May Fire, kan?

Baik, biar gue jabarkan sedikit.

Yap, Memphis May Fire adalah sebuah band bergenre metalcore yang terlahir di Dallas, Texas, United States. Berdiri sejak tahun 2006 lalu, Memphis May Fire ini sudah mengeluarkan 4 Album (Sleepwalking, The Hollow, Challenger, dan Unconditional) dan 2 EP (Memphis May Fire dan Between The Lies).

Kurang lebih sekitar sepuluh tahun menghias blantika musik dunia, Memphis May Fire ini pun telah beberapa kali berganti personel. Sampai akhirnya, di tahun 2016 ini formasi Memphis May Fire ini terdiri dari Kellen McGregor, Cory Elder, Matty Mullins, Jake Garland, dan Anthony Sepe.

Ada lumayan banyak lagu yang menjadi andalan Memphis May Fire, mulai dari The Sinner, Vices, Alive In The Lights, Prove Me Right, hingga lagu yang akan gue bahas kali ini : Miles Away.

Yap, Miles Away adalah salah satu lagu andalan Memphis May Fire yang juga paling sering gue denger ketimbang lagu-lagu lainnya. Pasalnya, dilagu ini Memphis May Fire berkaloborasi dengan Kellin Quinn (Voc. Sleepingwithsirens). Udah kebayang gimana kerennya lagu ini, kan?

Miles Away ini bercerita tentang hubungan jarak jauh. Yap, LDR. Ini adalah alasan kenapa gue suka lagu ini. Karena sering gagal menjalani hubungan LDR, sebagai pelarian, gue mencoba untuk belajar mengenai hubungan jarak jauh lewat lagu-lagu.

I pack my bags and say goodbye to my wife for what seems like the millionth time.

They said it gets easier, but they lied. She looks at me and says, “Really, baby, I will be just fine,”

But then she looks away so I don’t have to see her cry. And that is when I ask myself:

Ini adalah lirik pertama di lagu Miles Away. Disini, si penyanyi memulai ceritanya perihal kepergiannnya untuk meninggalkan pasangan hidupnya untuk kesikan kalinya. Baginya, mengatakan selamat tinggal untuk menjalani sebuah hubungan jarak jauh itu sangat mudah, namun dia tahu, kemudahan itu hanya bualan semata. Pada dasarnya, memulai untuk menjalani hubungan jarak jauh adalah hal yang paling sulit baginya.

Disini pun si penyanyi menceritakan perihal pasangan hidupnya yang mencoba sok tegar menatapnya sambil berkata ‘Sungguh, aku akan baik-baik saja’. Padahal, setelah kalimat tersebut terucap, si pasangan hidupnya menangis. Menangis melepas si panyanyi yang akan pergi meninggalkannya.

How am I supposed to be everything they expect me to be when I feel so alone, ’cause I left my heart at home?

She needs me, but I know they need me too. So, God, give me the strength to do what you created me to do.

Disini si penyanyi bertanya kepada diri sendiri perihal apa yang seharusnya dia lakukan untuk memenuhi harapan si pasangan hidupnya ketika mereka saling merasakan sepi yang mendera? Dia pun menjawabnya sendiri dengan kalimat ‘Karena biarpun aku pergi, namun aku meninggalkan hatiku dirumah’

Uwuwuwuwuw.

Si penyanyi tahu, pasangan hidupnya membutuhkan kehadirannya, sama seperti dirinya yang membutuhkan si pasangan hidupnya. Jadi, seperti apa yang orang-orang LDR lakukan, si penyanyi pun akhirnya berdoa kepada sang maha pencipta untuk menguatkan dirinya agar mampu menjalani hubungan jarak jauh tersebut.

Really, I’m so thankful for the people I meet, the places I’ve been and the things I’ve seen, but when she’s not here it doesn’t feel like I’m living my dream. I know they say that no one is perfect, but I swear she’s perfect for me and that makes it so much harder to leave.

Setelah benar-benar menjalani hubungan jarak jauh, si penyanyi merasa bersyukur dengan kehidupan barunya yang dikelilingi oleh orang-orang baik. Namun, ketika pada suatu masa dia mengingat pasangan hidupnya dan tahu bahwa si pasangan hidupnya tersebut tidak ada disisinya, dia pun merasa bahwa dia seperti tinggal didalam sebuah mimpi yang kosong, hati yang seolah bolong.

Dilirik ini ada satu kalimat yang menurut gue sweet parah, yaitu sewaktu si penyanyi bilang : Menurut orang-orang, tiada yang sempurna di muka bumi ini. Namun bagiku, dia adalah sempurna bagiku dan hal itu yang membuatku berat untuk meninggalkannya pergi.

UWUWUWUWU !

If you miss me, I’m just a phone call away. Please be strong, be strong for me. I need you to show me how to change the inside of me. For my heart, for their sake. Be strong, be strong for me!

Dilirik ini, si penyanyi mencoba meyakinkan kepada pasangan hidupnya yang jauh disana perihal hubungannya. Dia meminta agar mereka saling menguatkan satu sama lain. Demi hatinya. Demi kelangsungan hubungannya.

Aaaaaah~

Manis banget.

Emang sih, kalau menjalani hubungan jarak jauh, dua orang itu harus saling percaya dan menguatkan. Harus seimbang. Kalau satu orang saja yang berjuang, suatu saat nanti pasti bubar. Percaya deh.

Jadi, udah siap buat menjalani hubungan jarak jauh?

Yuk, dengerin lagu ini dulu biar tegar.

Versi lyric videonya ini ya :

Advertisements

14 comments

  1. Lhooo, aku ga nyadar malam minggu sampe akhirnya liat postingan ini. Feb, kamu tuh jomblo, ngapian inget malam mingguu, ngapelin siapaa? Gadakaan… #eh

  2. LDR emang berat masbro. Apalagi kalau ngejalaninnya jaman akyu dulu. Jaman internetan cuma bisa di warnet, jaman SMS cuma 150 karakter, jaman telpon ke luar pulau kena roaming, SMS beda operator beda harga, nggak ada BBM, Line, WA, sosmed. Beraaattt. Berat di hati berat juga di ongkos.
    Mau pake telpon rumah sering2 diomelin bokap plus masih nombokin lagi. Berat banget dah.

    Maka bersykurlah mereka yang LDRan di jaman internet kek sekarang. Bisa kirim pesen kapan aja, stalking doi di sosmed, video call pokoke endess.

    Tapi tetep, berada di sisinya itu emas*tsahh

    1. Waaaaakh 😀 menderita banget sih kalau dipikir-pikir LDR pada zaman dahulu wkwk butuh perjuangan banget euy 😀 wkwkw dosenku juga pernah bilang gitu, bahkan dulu waktu mau telponan, beliau harus ke wartel sambil bawa uang receh satu toples dan ngantri sama orang banyak wkwkw
      Sekarang? Waaah, LDR mah berasa deket :p wkwk tapi bener sih, tetep paling emas ya berada disisi sang terkasih 😀

  3. Gileee, biar dikata alirannya metalcore, lagunya tentang LDR. Manis banget lagi maknanya. Penampilan nggak berhubungan dengan isi lagunya~ Uwuwuw

  4. ” I need you to show me how to change the inside of me ”
    Lirik bagian ini, ngenaaa bang :’)

    Pernah baca dimana gitu, katanya menurut survey, tingkat keberhasilan pasangan LDR cuma 2%. Minim bang.
    Aku juga selalu gagal dalam LDR. Kalah oleh keadaan dan jarak. Huhuuuuu

    1. Sepakat :’ ngena sengena-ngenanya sih emang kalimat itu :’ sediiiih.

      Emang, pada hakikatnya, seberapapun usaha sang pasangan LDR, tingkat keberhasilannya cuma sedikit. Aku aja gagal terus :’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s