I am Hope : Tentang Arti dari Memperjuangkan Sebuah Harapan

Dalam hidup, kita semua tahu bahwa tidak ada batasan untuk manusia bermimpi. Pun sama halnya juga dengan harapan, pasalnya, harapan itu sendiri diciptakan oleh sebuah mimpi. Namun meski begitu, mimpi dan harapan tetap ditentukan oleh bagaimana sikap seseorang. Jika seseorang tersebut mempunyai mimpi namun dia hanya malas-malasan untuk mengejarnya, harapan untuk terwujudnya mimpi tersebut tentu lambat laun akan punah. Sebaliknya, jika seseorang mempunyai mimpi dan berani untuk merealisasikannya, tentu harapan itu akan terbuka dan mimpi tersebut lambat laun akan tercapai. Meski dalam keterpurukan sekalipun.

Kira-kira pesan seperti itulah yang ingin disampaikan dalam film I am Hope the Movie, yang akan rilis pada tanggal 18 Februari 2016 besok. Dari film yang disutradarai oleh Adilla Dimitri ini, kita bisa mengerti dan menerka-nerka tentang apa arti dari sebuah harapan.

Memang, pada dasarnya harapan itu mempunyai makna yang berbeda untuk setiap orang.

            Hope is the thing with feathers. That perches in the soul And sings the tune without the words And never stops at all.” (Emily Dickinson)

            “Hope is a waking dream.”  (Aristoteles)

            “Hope is a good breakfast, but it is a bad supper.”  (Francis Bacon)

            “Remember, Hope is a good thing, maybe the best of things, and no good thing ever dies.” (Stephen King)

            Harapan itu seperti cintaku padamu, meski ku tahu kau tak cinta, namun cinta ini selalu ada (Febri Dwi Cahya, jomblo sejati)

Film I am Hope the Movie ini dibuat atas dasar wujud dari semangat gerakan sosial yang Mbak Wulan Guritno, Janna Soekasah dan Amanda Soekasah luncarkan melalui Gerakan Gelang Harapan ( Bracelet Of Hope). Jadi, Film ini didedikasikan sebagai bentuk rasa peduli dan langkah baru dari Gerakan Gelang Harapan itu sendiri, yaitu gerakan peduli kanker yang dikemas secara muda, fun dan hip. Hal itu tentu bertujuan untuk membangkitkan semangat akan harapan, menyebarkannya dan menelurkan tradisi solidaritas. Bekerja sama dengan Uplek.com, upaya menyebarluaskan informasi mengenai film I am Hope the Movie ini pun gencar dilakukan kepada para netizen.

Film ini tentunya membawa visi dan misi untuk menyebarkan harapan dan semangat, khususnya bagi para penderita kanker beserta keluarga dan juga tentu bagi semua lapisan masyarakat. Untuk selengkapnya bisa kalian lihat disini.

Ya. Dari penjelasan tentang awal mula pembuatan film I am Hope the Movie yang tertulis diatas, maka kita bisa menyimpulkan bahwa di film ini kita bisa melihat harapan dari sudut pandang orang yang mengidap penyakit kanker.

Mia. Seorang perempuan yang mempunyai keinginan besar untuk membuat sebuah pertunjukan seni teatrikal. Namun untuk sementara dia terpaksa harus kehilangan mimpinya karena dia divonis mengidap kanker, penyakit yang dulu juga telah merenggut nyawa ibunya.

Ketika mendengar bahwa dirinya divonis kanker, di benak Mia muncul bayang-bayang masa kelam yang dahulu pernah memperburuk kondisi ekonomi keluarganya. Dan yang paling dia takuti, susunan mimpi yang sudah lama dia rangkai perlahan-lahan runtuh dan sirna.

Namun meski begitu, Mia selalu ditemani oleh Maia, seseorang yang seolah menjadi penyangga semangat serta inspirasi untuk Mia agar dia selalu tegar dalam menghadap tantangan demi tantangan untuk menghadapi penyakit kanker dan terus memperjuangkan mimpinya.

Beberapa proses kemoterapy Mia lakukan dengan kuat hati, sampai akhirnya dia hampir menguras seluruh tabungan yang hendak dipakai untuk membuat pertunjukan. Namun tetap, harapan selalu ada untuk mereka yang mau berusaha. Diantara babak demi babak yang dilalui selama proses pengobatan, dia pun mencoba untuk menghubungi salah seorang produser ternama melalui alamat yang dia miliki agar sang produser mau mempertimbangkan naskah teatrikal yang dia punya.

Apakah Mia akan berhasil merealisasikan mimpinya?

Apakah kanker mampu menghambat mimpi dan harapan Mia?

Apakah project pertunjukan teatrikal tersebut akan berjalan lancar?

Tonton deh filmnya besok tanggal 18 Februari 2016. Sekarang, mari kita liat trailernya :

 

Cast :

Sutradara = Adilla Dimitri

Sinematografi = Yudi Datau

Produser = Wulan Guritno, Amanda Soekasah, Janna Soekasah.

Pemain = Tatjana Saphira (Mia), Tio Pakusodewo (Ayah Mia), Alessandra Usman (Maia), Ray Sahetapy (Dokter), Fachri Albar (David), Fauzi Baadilla, Ghea Panggabean, Feby Febiola, Ine Febriyanti, Kenes Andari, Ariyo Wahab, Marina Joesoef.

Produksi = Alkimia Production

Secara pribadi, trailer film I am Hope the Movie yang hanya berdurasi 2 menit 8 detik ini jujur aja sangat berhasil menyentuh hati gue dan… yak, berhasil bikin gue mewek.

Tujuh kali nonton trailer tersebut, sembilan kali gue nangis. Ya, kelebihan dua-nya karena gue ngeliat trailer sambil kepo foto mantan zaman SMA yang semenjak putus keliatan makin cantik aja. Dobel meweknya. Dobel ngenesnya.

Belum lagi lantunan musik yang dibawakan oleh RAN yang berjudul Nyanyian Harapan terdengar sangat pas dengan trailer yang disajikan. Harapan akan tetap ada untuk siapa saja. Sangat pas juga buat hati gue. Harapan untuk balikan, mungkin masih tetap ada.

Sampai akhirnya ketika gue kembali nonton trailer I am Hope the Movie itu untuk yang kedelapan kalinya, gue pun menerka-nerka sendiri, kira-kira apa ya ending dari film I Am Hope the Movie ini nantinya?

Kalau versi gue, mungkin akan begini :


Mia akan terus berjuang melawan kankernya. Meskipun siksaan dari kemoterapi yang begitu luar biasa sakitnya, dia terus berusaha untuk tetap hidup. Seperti yang dia teguhkan dalam hati, dia ingin project pertunjukan teatrikalnya berjalan dengan lancar tanpa ada halangan apapun.

Sampai pada waktunya, project pertunjukan teatrikal tersebut berhasil berjalan dengan baik. Namun, seusai pertunjukan, Mia jatuh pingsan ketika dia dan teman-temannya sedang merayakan keberhasilannya. Saat dibawa ke rumah sakit, kanker tersebut benar-benar sudah berhasil menyudahi hidup Mia.

Meskpun begitu, Mia menghembuskan nafas terakhirnya dengan senyuman. Dia berhasil mencapai mimpinya, menembus segala harapannya akan project pertunjukan teatrikal yang selama ini ingin dia capai.

Seperti yang telah diucapkannya berkali-kali didalam hati.

Dimana ada keberanian, disitulah ada harapan.

Dan Mia berhasil membuktikannya, meskipun dengan keterpurukan.

Jangan pernah berhenti untuk bermimpi.


Menarik bukan? Kalau menurut kalian, endingnya gimana nih? Jangan lupa loh ya, tonton filmnya di bioskop kesayangan mantan anda pada tanggal 18 FEBRUARI 2016! Yang di Jogja, nonton bareng-bareng atuhlah. Hehe.

Oh iya, info tambahan ya :

“PRE SALE @IAmHopeTheMovie yang akan tayang di bioskop mulai 18 februari 2016. Dapatkan @GelangHarapan special edition #IAmHope hanya dengan membeli pre sale ini seharga Rp.150.000,- (untuk 1 gelang & 1 tiket menonton) di http://bit.ly/iamhoperk Dari #BraceletOfHope 100% & sebagian dari profit film akan disumbangkan untuk yayasan & penderita kanker sekaligus membantu kami membangun rumah singgah .
Follow Twitter @Gelangharapan dan @Iamhopethemovie
Follow Instagram @Gelangharapan dan @iamhopethemovie
Follow Twitter @infouplek dan Instagram @Uplekpedia
#GelangHarapan #IamHOPETheMovie #BraceletofHOPE #WarriorOfHOPE #OneMillionHOPE #SpreadHope”

 

Advertisements

52 comments

  1. Aku tau tentang gelap hope yang dibikin Wulan Guritno and the gank. Tapi belum tau kalau ada pilem ini. Leh uga ditonton.

    Apa aku harus ke Jokja biar kita nonton bareng? #aselolejos

  2. Ini film pasti banyak sedihnya deh. Saya nggak suka nonton yang sedih-sedih soalnya ntar ngefek banget sama perasaan saya yang sensitif.
    Ntar malah mikir yang nggak2 deh.

  3. Assalaamu’alaikum wr.wb, Febri… Seperti kata Andrea Hirata… asal berani bermimpi segalanya mungkin. Filem ini sangat bagus jika saya meneliti tulisan di atas. mudahan kita bisa mengambil pengajaran darinya agar mimpi kita dapat direalisasikan. Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak.

    1. Wa’alaikumsalam wr.wb, Mbak Siti 🙂

      Yak, bener banget kata Mas Andrea Hirata tersebut. Segalanya mungkin kalau kita bermimpi 🙂

      Semoga beneran bagus ya mbak filmnya. Aamiin. Semoga bisa 🙂 kita memang harus mengambil hal baik dari apapun kan mbak agar kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik 🙂

      Salam sejahtera juga dari Yogyakarta, Mbak 🙂

  4. wow… keren juga wulan guritno and the gank, buat film yang ada misinya…. bukan cuma tontonan semata,

    serius ya…sedang, masih ada orang film yang kayak gitu ternyata.. bukan hanya mencari ketenaran dan uang semata…

    kalo ketemu wulan.. pengen gw peluk ah…#SemogaDiaMau

    1. Hihihi sangar kan ya dia 😀 misinya mulia sekali 🙂 bener, bukan sekedar tontonan 🙂

      Halaiya itu mas, banyaaak orang bikin film cuma buat tenar doang atau umbar sensasi, tapi disini Mbak Wulan beda deh ya niatnya 🙂 hebat

      Ikuuuut meluk juga ah wkwkw 😀

  5. Mantap. Ada om-om favorit. Om Tio Pakusadewo sama Ray Sahetapy. Yuhuuuu~

    Kalau dilihat dari visi dan misi film I Am Hope ini, menurutku endingnya bakalan bahagia, Feb. Aku maunya si Mia bisa sembuh karena keajaiban, entah dalam bentuk yang kayak gimana. Keajaiban itu ada kan di dunia ini? :’)

    Sialan. Sembilan kali nangis. Duuuuh :” Btw, kamu sakit kanker juga, Feb? Kanker hati, maksudnya suka baper masih ingat mantan. Duuuh. Cepat sembuh dengan move on ya, Feb. Bahahahahahaha. Ampuuuuun. *kabur naik buraq*

    1. Wkwkw om-om favorit loh chaak wkwkw 😀 tapi bener sih, beliau-beliau ini om-om aduhai 😀

      Mungkin bisa aja begitu ya Chak, keajaiban itu ada dan Si Mia bisa sembuh dan harapan pun tercapai. Keren juga imajimu 🙂

      Seriusan nih 😦 sedih banget trailernya Chak 😦
      Kanker hati 😦 kok sedih banget wkwkw 😀 kagak ah, sudah sedikit lupa wkwkw hampir move on ini 😀

      Kok banyak yang kabur naik buraq ya 😦

  6. kayaknya keren nih film, mengejar mimpi bukan hanya berharap .

    ngomongin tentang makna dari kata harapan, sumpah gw ngakak baca yang terakhir
    “Harapan itu seperti cintaku padamu, meski ku tahu kau tak cinta, namun cinta ini selalu ada (Febri Dwi Cahya, jomblo sejati)” :mrgreen:
    jomblo sejatinya itu lho haha

  7. “Harapan itu seperti cintaku padamu, meski ku tahu kau tak cinta, namun cinta ini selalu ada.”
    Wadaaawwww, harapan versi Febri tulus juga. Tulus apa bloon, ya? Emaap. Gue kalo sayang sama orang juga begitu, sih. Hahaha.

    Di Surat dari Praha kata temen gue Om Tio kece abis. Gimana di film ini, ya? Pasti nggak kalah keren.

    Kanker selalu jadi bumbu hampir di beberapa film. :’)

    1. Wkwkwkw tulus tapi bloon deh Yog :’) wwkwkwk 😀 iya kayaknya setiap orang yang sayang pasti gitu kok sampai akhirnya sadar dan mikir ‘kok gue bego banget ya?’ wkwkwkw

      Di film ini pasti nggak kalah kece :’)
      Iya dan pasti jadi bikin mewek :’

  8. Endingnya, pasti aku nangis kejer nonton film ini, aduhhh aku nunggu filmnya di putar gratis di Tv ongkos ke bioskop dg tiket masuk bioskop kesukaan mantannnya lebih mahal perjalanan menuju ke bioskop dengan durasi filmnya juga lama perjalanannya, hoho

  9. Ini kali kedua saya membaca review film I am hope bang.
    Konsep yang digagasi oleh Wulan guritno ini emang bagus sih menurutku.
    Gelang gelang itu secara gak langsung bisa membuat sugesti aja gitu buat para penderita penyakitnya. Entah itu buat lebih percaya diri atau bahkan buat ia yakin kalau ia bisa sembuh.

    Saya sendiri sampai menerka nerka. Ending dari film ini gimana ya saking penasarannya?

    1. HIhihi banyaak yang ikut lomba tebak ending ini deh ya kayaknya ._.

      Nah itu dia Mas 😀 konsepnya mbak Wulan itu keren 🙂
      Bener. Gelang itu sebagai tanda semangat dan dukungan dari kita 🙂

      Hayoooo ditebak 😀 kalau enggak, tonton tanggal 18 Februari besok ya 🙂

  10. ssst…. mas bhro ini rahasia ya, kemaren ane sempet ngintip endingnya *bisik2
    jadi ntar itu si Mia mati trus di operasi jadi Robot
    😀 😀 😀 bcanda mas

    bagus artikelnya, tampilan blognya yang bersih bikin adem

    good luck dan salam bloggerhoki

  11. Minggu lalu waktu mau nonton di Plaza Senayan ketemu nih sama pemain2nya I Am Hope karena abis premiere. Syang gengsi bgt mo minta foto sama Fahri Albar..wkwkwk.. Bagus ya filmnya. Kalo masih tayang mau nonton deh.

    1. Waaaaaa Mbak Py udah nonton ya 😀 baguuuuus banget Mbak filmnyaaa? aku malah belum nonton ini, syediiiih ._.

      Yaaaah, kok gengsi mbak? padahaaal kesempatan tuh foto bareng Fahri Albar 😀

      Aaakh, aku juga mauuu nonton :’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s