Gara-gara siapa?

GILAK !

Semingguan lebih gue nggak ngeblog !

Parah. Ini parah banget.

Nggak ada yang harus disalahkan sih. Gue nggak bisa mengambing hitamkan mood sebagai alasan kenapa gue nggak ngeblog. Gue juga nggak bisa menyalahkan diri sendiri yang nggak nyoba memaksakan diri buat ngeblog. Gue juga nggak bisa mencak-mencak sama koneksi internet yang lambatnya nggak karuan. Gue juga nggak bisa nyalahin tugas yang secara membabi buta menyergap buat gue kerjain.

Kalau kalian peka, secara nggak langsung gue mengutarakan bahwa semua itulah yang membuat gue semingguan lebih nggak ngeblog.

Yah, gue memang banyak basa-basi.

Besok Senin gue udah UTS, maka kali ini gue mau menyempatkan diri buat bikin tulisan dan menuangkannya dalam blog ini. Sederhana sebenernya, gue cuma mau cerita tentang betapa kampretnya tugas yang gue terima semingguan terakhir ini.

Sebuah petaka memuncak ketika tugas Rekayasa Irigasi diberikan asisten beberapa hari yang lalu.

Hari Rabu, 29 April 2015, gue beserta beberapa temen sepakat buat ngerjain tugas Rekayasa Irigasi sepulang kuliah pada pukul 12.00 di Perpustakan kampus. Maka jadilah pada saat itu kami semua sudah berkumpul dalam satu meja yang besar buat ngerjain tugas.

“Bagi tugas yok, biar cepet ngerjain tugasnya” Ucap Dian mengutarakan idenya, ketika kami semua sedang membuat garis tepi di kertas A3.

“Nah, iya, bagi tugas. Aku bagian ngitung NFR” Saut Aye dengan semangat.

“Aku ngitung Debit aliran aja” Brian dengan skill perhitungan yang mumpuni ikut bicara.

Melihat semangat temen-temen gue yang mau berkontribusi dalam pengerjaan tugas, gue pun ikutan semangat dan menawarkan kontribusi dengan gagah.

“GUE BAGIAN BIKIN GARIS TEPI !”

5 orang temen yang sedari tadi sibuk berdiskusi soal perhitungan pun memandangi gue dengan pandangan ‘Pengen gue colok mata lo, Feb’ kemudian menggelengkan kepala pasrah dan kembali melanjutkan perhitungannya.

Sementara itu, gue masih sibuk bikin garis tepi dikertas A3 sendiri.

Waktu demi waktu pun berlalu. Tanpa terasa, pemandangan yang gue liat dari kaca perpustakan pun berubah dari yang awalnya cerah akan sinar matahari, kini menjadi gelap dan hanya diterangi lampu sorot. Kami masih bergelut pada tugas rekayasa irigasi yang baru selesai 40%, sampai akhirnya sebuah pesan singkat masuk di hape gue.

“Feb, asistensi Mekanika tanah II di ruang 3.9B ya. Sekarang. Deadline nih, grafik harus dikerjain sebelum UTS”

Membaca pesan tersebut, gue menghela nafas panjang dan memandangi tugas rekayasa irigasi yang belum kelar.

“Cong, pada dapet SMS dari asdos nggak? Disuruh asistensi mekanika tanah II gitu?” Tanya gue ditengah sibuknya temen-temen ngerjain tugas.

Mendengar pertanyaan mengganggu dari gue, temen-temen pun menoleh dengan pandangan ‘Apaan sih gembel ngerusuh aja’. Tengsin, gue pun menelan ludah dan kembali duduk sambil menopang dagu. Sedih.

Setelah itu, temen-temen gue pun mengecek hapenya. Ada jeda hening beberapa saat sebelum akhirnya temen-temen gue menepuk jidatnya sendiri dan menggeleng pasrah memandangi tugas rekayasa irigasi.

“Kayaknya kita harus asistensi mekanika tanah dulu, deh” Ucap gue mencoba menenangkan kondisi temen-temen.

Mereka mengangguk. Tanpa ada jawaban yang berarti, kami pun melangkah dengan lunglai menuju ruang 3.9B.

Xxxxx

Pukul 18.46, beberapa mahasiswa sudah terlebih dulu menempati kursi-kursi ruang 3.9B. Gue yang baru masuk ruangan melihat 3 orang asisten dosen sedang menjelaskan cara-cara perhitungan serta penggambaran grafik konsolidasi tanah menggunakan Microsoft excel 2003.

Suasana ruang 3.9B yang dipake buat asistensi ini sangat kurang kondusif. Dikala asisten menjelaskan penggambaran grafik di whiteboard, ada aja beberapa oknum yang seliweran didepan gue sambil nyeletuk parah.

“Eh, grafik apaan sih itu, aneh”

“Iya, grafiknya lengkung-lengkung gitu, kayak tetek tapir”

Disaat itu, gue hanya bisa geleng-geleng kepala pasrah. Dosa apa gue hari itu.

Pandangan awal gue, biasanya asistensi hanya berlangsung selama 1 jam doang. Maka dalam benak gue kala itu pun merasa tenang karena setelah itu gue bisa lanjut ngerjain tugas rekayasa irigasi. Namun, kenyataan yang ada, asistensi baru kelar pada pukul 21.56 WIB.

Gue berjalan keluar ruang asistensi dengan langkah lunglai dengan selembar kertas A3 di tangan menuju sebuah meja di samping ruang asistensi. Mata gue udah sayu, pikiran gue udah nggak tau mikirin apa, badan gue terasa berat menjinjing ransel berisi tumpukan buku dan laptop.

Beberapa temen gue dengan penampilan yang hampir sama kayak gue pun udah terlebih dulu menempatkan diri di meja dan melanjutkan tugas rekayasa irigasinya. Gue pun meletakkan pantat diatas kursi, bersiap menggambarkan skema jaringan irigasi, sebelum akhirnya…

“PRIIIIIIIITTTTT…. PRIIIIIIIIIITTTTTT” Satpam kampus meniupkan sempritannya yang menandakan bahwa kampus akan segera ditutup dan lampu akan segera dimatikan. Gue memegangi kepala dan menggoyangkannya ke kiri dan ke kanan dengan iba.

“Kampret, ngerjain dimana ini?” Dian mengeluh kesal, tugasnya sama-sama belum kelar.

“Deadline hari ini, di kumpul di kost asdos loh” Aye berucap mengingatkan.

“Kayaknya ucapanmu itu nggak membantu deh, Ye” Ucap gue kesal, masih dengan memegangi kepala.

“Udah-udah. Kerjain di rumah aja. Nanti kita ngelobby asdosnya biar boleh dikumpul besok” Brian menengahi.

Gue dan temen-temen terdiam. Sedang memikirkan sesuatu. Hening pun terasa beberapa saat.

“Deal?” Brian melanjutkan.

“DEAL !” Gue dan temen-temen menjerit kompak.

Atas dasar itulah akhirnya gue memilih buat balik ke rumah.

Pukul 22.15, Jalanan udah cukup sepi. Atau dalam kata lain, udah cukup aman buat begal melakukan aksinya. Gue dengan was-was mengendarai motor dengan kecepatan 70Km/jam.

Pukul 23.10, gue sampai di rumah. Muka penuh minyak. Mata masih sayu. Badan terasa lunglai. Gue merebahkan diri di kasur sejenak. Merasa cukup rebahannya, disaat gue mau kembali membuka tas dan mengambil kertas A3 buat lanjut nugas, hape gue berbunyi nyaring. Dengan malas-malasan gue membuka hape dan melihat pesan yang masuk.

“TUGAS REKAYASA IRIGASI DIKUMPUL PALING LAMBAT BESOK SUBUH !”

Gue diem.

Tetep, gue masih diem.

Setelah diem untuk waktu yang cukup lama, gue melihat jam, 23.44. Gue menerawang langit-langit. Pikiran gue memperkirakan sesuatu.

            ‘Kalau gue lanjut nugas, mungkin kelas pukul 02.00. Habis itu tidur sebentar, nanti kebablasan. Modar. Kalau nggak tidur, ngerjain tugas lain sampai subuh, terus ke kost asdos yang ada dideket kampus buat ngumpul tugas, terus balik lagi. Sampai rumah pukul 05.30. Kalau tidur, kebablasan modar. Kalau nggak tidur, pukul 09.30 ada kuis analisa metode matrik…….’

Pikiran gue terus muter-muter memperkirakan banyak kemungkinan. Sampai akhirnya, tepat pada pukul 00.03, gue menyingkirkan tugas rekayasa irigasi dan beralih buat ngerjain tugas analisa struktur metode matrik.

Pukul 01.45, gue baru kelar. Dengan perlahan, gue meletakkan 6 lembar kertas A4 hasil pekerjaan tugas analisa struktur metode matrik di meja. Mata gue melirik kertas di ujung meja betuliskan ‘TUGAS REKAYASA IRIGASI’. Hanya dengan 1 kedipan mata, gue melupakan semuanya. Melupakan apa yang udah gue kerjakan di kampus beberapa jam yang lalu, melupakan skema jaringan irigasi, melupakan table NFR yang bejibun, dan lebih memilih untuk merebahkan diri ke kasur.

Yah, gue memilih buat nggak ngumpulin tugas rekayasa irigasi.

Tugas bisa jadi momok yang sangat menakutkan… Kalau kita ngerjainnya pas mepet deadline. Ada banyak aktifitas yang terhambat. Mulai dari ngeblog, nulis, telponan sama Beby dan tidur. Jadi, kalau suatu saat kalian dapet banyak tugas, kerjain. Kalau males ngerjain, bakar.

Terimakasih.

            *Oh iya, ada beberapa komentar dari temen-temen yang belum dibalas. Mohon bersabar ya, pasti dibales kok. Oh iya, ada beberapa orang yang masih menanti balasan cinta dari gebetannya, mohon bersabar ya, pasti dia jadian sama orang lain kok.

Advertisements

112 comments

    1. :’ Bang Dani pernah ngalamin juga pasti ya :’ Nah, kayaknya kampusku nggak nerapin metode gaul deh. Laporan aja di kampusku tulis tangan, nggak ada yang ketikan. Apalagi tugas, mana bisa ngirim email ._. wkwk Makasiiiih Bang 😀

  1. Cong…. Yaelah males malesan gitu
    Nggak lulus lulus baru tau rasa kau…

    Semangat cong
    Biar lulus cepetan. Ntar beby direbut abang-abang supir angkot medan lho….. Mau dijadiin kenek

    :v

    1. Eh, Cong -_- Kampret -_- gue lulus dong, target 4 tahun gue 😀 wkwkw

      syiaaap, makasiih doanya yuhu. Kampret -_- jangan direbut abang-abang, jangaaan. Beby terlalu sangar wkwk

  2. Jadi emosi lagi mengingat jaman2 kuliah dulu (dan juga sekarang). Mahasiswa diperbudak asdos. Asdos diperbudak dosen. Buruh diperbudak atasan.

    Kenapa semua tugas harus mepet? Dan kenapa ada pihak-pihak yang bikin mepet dan pingin santai-santai aja? Apa ini yang disebut feodalisme pendidikan ya?

  3. Waahahahaha. Kadang aku juga sering gitu bro. Melepaskan satu tugas demi hal yang lebih penting. Baca: Tidur

    Anehnya, kenapa semua mahasiswa suka nge-lobby asdos ya? :))

    1. Wkwkwk harusnya sih gitu, Tugas bukan segalanya :’ wkwkw eh gitu nggak sih wkwkw

      Iya soalnya, asdos kan juga pasti pernah ngerasain hal yang sama kayak kami, jadi, ngelobby asdos biar si asdos iba 😀

  4. Bakar aja, bakar tugasnya! Haha. Perjuangan ya jadi anak kuliahan, bela-belain ngerjain tugas sampe begadang. Pekerjaan akan lebih ringan apabila tidak dikerjakan 😀

    3 bln yg lalu aku kayak gini, ngerjain deadline skripsi sampe kampus tutup, dilanjut di kontrakan temen ngerjain skripsi ber-5 dengan masih pada pake seragam kerja sampe pagi lagi. Kebayang yak jadi anak kuliahan.

    1. Wkwkwkw udah ada beberapa yang dibakar mbak :p wkwk

      Nah, itu dia, mbak, pernah aku begadang sampe tengah malem-malem. sewaktu dikumpulin, yang dinilai cuma : dicover atau enggaknya tugas itu. jadi yang dicover, nilainya 80, yang enggak dicover 65. padahal yang dicover itu belum tentu bener juga hasilnya -_-

      Alhamdulillah banget ya kamu mbak, 3 bulan lalu udah lulus 😀
      perjuanganmu keren sekali mbak 😀

      1. Aihh dosen itu pada dasarnya pemalas, mereka males ngajarin makanya nyuruh mahasiswanya buat belajar sendiri dan ngumpulin tugas haha. Yang sabar ya dekk 😀

      2. Kayaknya emang gitu deh -_- ada beberapa dosen yang emang pemalas gitu -_- dateng telat lah, kuliah cuma presentasi sementara dosen dibelakang cuma duduk santailah, bahkan ada dosen yang berbisnis loh mbak, dia ngejual bukunya seharga 50.000 dengan iming-iming nilai mahasiswanya nanti A. eh, keluar-keluar A-. Seandainya semua dosen kayak gini, mungkin aku punya koleksi buku banyak banget -_-

        Sabar selalu mbak -_- sabar selalu 😀

    1. Ada beberapa alasan mbak, mulai dari ngerjain tugas yang lain sampai alasan ‘aku butuh istirahat’ mbak :p wkwkw
      Wkwkwk bojo Mbak Za keren brati mbak, justru yang mepet-mepet gini loh yang ada sensasinya, nanti di akhir pasti ngeluh-ngeluh bilang ‘kenapa aku ngerjainnya mepet, kemarin-kemarin aku ngapain aja’ wkwkw

      Amin ya Allah :3 makasiiiih banyaaak mbak Za :3

      1. Lha iya to Feb, nek gak keren aku yo emoh karo bojoku..
        #ngarang
        Ha, itu ngeluhnya persis plek, kaya dejavu aja.
        Semoga sukses ya Febri!

      2. Waaaks wkwk Iyoding mbak, justru karena kekerenane bojone Mbak Ze kui yo akhire mbak Ze mbojo 😀 wkwkw

        Ya lelaki keren itu ngeluhnya memang seperti ini mbak *ngrangkul suami mbak Ze wkwk

        Amin ya Allah :)) makassssih banyaak mbak 😀

      1. Itu sebenernya mencerminkan dunia kerja feb.. haha dunia kerja juga banyak dikasih tugas…tapi sama bos bukan sama dosen. untungnya dibayar yaa, haha coba pas kuliah…kita yg bayar tapi kita dikasi tugas juga 😀

      2. Wahahaha nah, itu bedanya kerja sama kuliah yang bikin sakit -_- kalau kerja, kita capek tapi dibayar. kalau kuliah, kita capek, pusing, tapi mbayar 😀 wkwk kan kampret wkwkw 😀

  5. Gue ngakak sama tetek tapir. XD

    Anjir. SADIS BANGET ITU SI TUGAS !

    Nggak tau kenapa, gue malah lebih suka ngerjain tugas ketika mepet sama deadline. Hehehe. Alhasil ya gitu, sebelum kuliah cuma tidur 2-3 jam. Di kampus mata kriyep-kriyep. :/

    1. Wkwkwkw makasiiih banyak Yog 😀

      Sadis parah emang Yog -_-

      Iya soalnya ngerjain tugas pas deadline kan sensasinya luar biasa gitu 😀 dan bisa jadi alasan buat tidur di kelas :p

    1. Wohooo Makasiiih Mbak Dew :3 hihihi iya gitulah mbak, udah tugasnya berat, aku ngerjainnya mepet pula wkwkw 😀
      mengusahakan buat rajin sih, tapi jadinya tulisan berantakan :’ wkwk

    1. Hihihi iya mbak, bersabar dan jalani aja gitu aku mah 😀 wkwk

      gebetan jadian yang lain, mbak nisa pernah ada kisah itu di masa lalunya sebelum ketemu bang chicco mungkin? wkwkw

      Alhamdulillah udah kelar mbak, tinggal nunggu hasilnya nih :3 makasiiiih banyaaak mbak nisaaa :3

  6. Loh baru uts nih mas? Untung saya telah selesai hehe.semangat deh buat utsnya
    Hmm kok banyak yang ngalamin fakir quota ya, kirain cuma saya aja ;3

    1. Iya nih mas ._. baru aja kelar ini aku ._. kampusku memang tertinggal banget, dikala yang lain libur, aku masuk. gitu juga sebaliknya 😀

      Fakir kuota memang kampret sekali 😀 wkwkw

    1. aaaaakh, lengkap banget mbak penjabarannya 😀 wkwkwk makasiiih banyak ya mbak :3
      hihihi iya kalau udah lulus mah kita terbebas dari tugas kuliah sama ujian. tinggal nyari kerjanya itu 😀 wkwk

      1. Iya harus dibilang lengkap, kalau enggak, pasti ditambahin penjabaran lain lagi yang aneh-aneh :p wkwkw
        Alhamdulillah mbak, suksees. tapi senin besok tugas sudah banyak yang menunggu mbak -_- reseeeeek wkwk

      2. itu kan ga adilnya..nunggu weekend kudu 5 hari..dari minggu ke senen ga ada jeda..sabra yahhh..aku tiap bulan cuma punya 2 hari..28 hari senen dan 14 hari minggu..:P

      3. Nggak adil banget mbak ._. wkwkwk harus sabar-sabar nunggu ke sabtu minggu, habis itu tau-tau udah senin aja :’
        Kamu kok enak banget ya mbak ._.

  7. aduuuh been there done that, bingung kebanyakan tugas yg deadline ngumpulnya dempet2an. tp klo aku ujungnya suka tidur aja saking pusing sendiri, trs minta perpanjangan waktu ngerayu dosen. haha :p
    sukses ujiannya ya feb !

    1. Waaaaakh, itu dia, tugas itu ada ajaaa banyaknya. mau ngerjain cepet, ada tugas lain yang deadline mepet, hasilnya, ya pas deadline banget. nggak kelar, asal ngumpul seadanya wkwkw

      Yah, mbak lativa mah bisa gitu ngrayu dosen ._. aku gini, mana bisa 😀

      Udah kelar mbak :)) tinggal nunggu hasil, makasiiih yuhuuu :3

  8. Begitulah nikmatnya kuliah di teknik. Kita sangat sering menemukan pilihan dan mana yg mesti diprioritaskan. Kalo mau ujian kita gak peduli belajar apa nggak, yang penting tugas yang menjadi syarat harus selesai. Gaks elesai pun mesti dianggep selesai. Karena sebenernya, anak teknik itu ujiannya sepanjang semester. xD

  9. good luck, feb. ya begitulah. saat mahasiswa pas selo bisa selo banget, pas tugas banyak, bisa gak tidur berhari hari. akhirnya malah tidurnya pas di kelas, pas kuliah. wkwkwk

  10. Hahahaha…yg sabar ya Feb… makanya, kenapa dulu g ambil Ekonomi aja #LangsungDikeplak ;p

    Ga kebayang aku baca tugas2mu itu… kerjaan kantorku masih g ada apa2nya ama deadline2 kalian 🙂 Semangat yaa… kalo udh kerja, ga seribet itu kok 😉

    1. WKwkwk Ekonomi itu hafalan ngga sih mbak? aku nggak begitu suka hafalan e ._. wkwkw

      Waaaaks, jadi mungkin maksud deadline tugas kuliahku ini biar nanti pas kerja aku nggak kaget sama kerjaanku ya mbak :’

      Amin :)) hhihi kayaknya gitu ya mbak 😀 makasiiih banyak Mbak Fan :3

    1. Parah Ta. Parah ini :’ gontai banget sih sebenernya. udah capek. Tapi, gimana lagi. gue udah milih jalan ini, ya jalanin dulu 😀

      Yohooo makasiiih banyak ta 😀

  11. Ups, gue ngakak Feb :haha. Sori banget, sori banget, tapi mungkin beginilah ya maksudnya “tertawa di atas penderitaan orang lain” :hihi. Kocak banget dah, lama menghilang, biarpun lagi kacau dengan tugas tapi postingannya bisa menghibur :hehe :peace.
    Semangat yak! Aturan dosennya koordinasi tugas kan yak, jangan asal main kasih tugas semua, yang ada semua kasih tugas dan semuanya tidak selesai :hehe. Tapi juga mungkin manajemen waktu kita juga harus diperbaiki, sih… *lirik tumpukan berkas yang belum selesai* *sebodo amat :haha*.
    Eh, ngomong-ngomong, kampusmu UII? Berarti yang di dalamnya ada Candi Kimpulan itu, ya?

    1. Wahahahahaa 😀 iya nggapapa kalik Bang 😀 aku justru seneng kalau masalahku diketawain orang, itu alasan aku nulis bang 😀 wkwk

      Iyanih, agak susah membagi waktu banget sebenernya. nulis pun kadang acak-acakan gini :’ makasih banyak ya bang apresiasinya 😀 hehe

      iya tugas itu bertubi-tubi bang. ada tugas yang setiap senin selalu dikasih, banyak, dan dikumpul senin berikutnya. selalu juga ada, rabu ada, kamis ada, jumat bisa ada, bisa enggak. ya kan mumet juga -_- wkwkw
      nah yang terpenting itu, harus memperbaiki manajemen waktu kita sendiri 😀
      wahahaha banyak juga itu tumpukan berkasmu bang :p wkwk

      Nah iya, sini sini ke kampusku bang, bang gara suka candi kan 😀

      1. Yang sabar ya Feb, badai tugas ini pasti berlalu. Semangat :hehe.
        Itu apa nggak keterlaluan ya, kalau tiap hari ada tugas? Kapan ngerjainnya kalau tiap hari tumpukannya nambah terus? Agak ala-ala juga ya pendidikan zaman sekarang (laah, emang pendidikan zaman saya dulu kagak dikasih tugas banyak juga apa :haha).
        Iya, tapi manajemen waktu juga lumayan susah dan butuh komitmen tinggi. Tapi saya yakin kok, kamunya pasti bisa :hehe.
        Sip, kalau saya ke sana pasti saya ribut-ribut :hehe.

      2. Sabar selalu Bang 😀 pasti berlalu banget 😀 bisa edan dong manusia kalau tugasnya ada mulu 😀 wkwkw tapi mau ngerjain apa ya kalau nggak tugas *cieileh gitu wkwk

        Yah, gitu deh bang ._. bisa dikatain keterlaluan juga, waktu kita cuma terpakai buat nugas, nggak ada waktu buat belajar dari luar tugas. Gimana kita bersaing ya kalau belajarnya dari tugas doang -_-
        tiap zaman hampir sama ya. tapi bukannya zaman bang gara lebih ngeri ya kuliahnya? Katanya dulu itu dosen kan susah ditemui, terus susah lulus, terus ada ujian negara juga. Eh bentar, bang gara setua itu bukan? wkwkw

        Susaaah banget. Manajemen itu butuh komitmen tinggi banget :’ wkwk semoga bisa bang 😀 Amin 😀 hihi makasiiih banyak bang 😀

        Wahahaha ribut-ribut 😀

    1. Hihihi iya juga sih mas, kuliah itu kayak pemanasan buat kerja gitu ya. jadi sengaja diberat-beratin. Padahal besok kayaknya kerja mah nggak berat-berat banget 😀 wkwkwk Semangat selalu dong mas :))

    1. Hihihi Aaaah keren nih hobinya berkebun. halaman rumah warnanya hijau royo-royo banget nih mbak :)) Aku hobinya apa ya? Kalau nugas itu termasuk hobi nggak mbak? :p wkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s