Alur hubungan yang (harusnya sih) benar

Ada orang yang merasa sulit menjalani hubungannya yang  sebenernya sudah lama dia kejar. Ada orang yang merasa jenuh dengan hubungan yang terlalu lama dia jalani. Ada juga orang yang merasa kurang dengan hubungan yang hanya bertumpu dengan satu pasangan.

Anda ingin hubungan anda lancar?

Atau ingin hubungan anda terkendali?

Ikuti tulisan ini, baca baik-baik, terapkan dalam-dalam, dan lalui bersama dengan pacar.

Menurut gue, alur hubungan orang berpacaran itu sebenernya simple. Inget, gue tegaskan sekali lagi kalau ada kata ‘sebenernya’. Jadi, dalam hal ini yang membuat hubungan itu rumit ya kita sendiri. Kira-kira ada 3 alur dalam menjalin hubungan yang udah gue pelajari selama ini.

  1. Masa saling cocok-cocokan.

Harusnya hal ini terjadi di masa pendekatan sebelum jadian. Namun terkadang, hal ini bisa pula terjadi pada hubungan pacaran. Pasalnya, dalam masa pendekatan itu kita pasti masih jaim-jaimnya dengan sang gebetan. Yang diperlihatkan hanya sifat-sifat baiknya. Nah setelah jadian, jaim-jaim itu mulai menghilang dan sifat-sifat buruk pun mulai diperlihatkan.

Ini memang sering terjadi. Dalam hal hubungan, gue nggak setuju kalau awal-awal jadian itu adalah masa hangat-hangatnya kita dengan sang pacar. NGGAK! Masa saling cocok-cocokan inilah yang justru sering banget menimbulkan debat ringan, perbedaan pendapat, salah paham, debat berat, hingga beberapa perselisihan yang lainnya.

Efeknya? Mungkin banyak orang yang putus nyambung gara-gara hal ini. Gue memaklumi itu, namanya juga masa saling cocok-cocokan. Dari semua itu kan kita bisa belajar kalau ada sesuatu yang nggak disukai pasangan, jadi kita nggak akan pernah  nunjukin sesuatu itu lagi.

Masa ini bisa dikatakan sebagai masa pembelajaran. Masa ini sering terjadi pada bulan pertama hingga bulan kelima jadian. Dalam menjalani hubungan di masa saling cocok-cocokan ini, hal yang seringkali membuat gagal adalah : Nggak tahan berantem terus-terusan, hadirnya orang ketiga, kembalinya mantan, dan LDR.

  1. Masa penyesuaian.

Nah, ini, bersyukurlah kalau kalian berhasil melewati masa saling cocok-cocokan diatas. Berarti dengan begitu, bisa didapat kesimpulan kalau kalian akan melalui masa penyesuaian.

Masa ini nggak serumit masa pertama diatas. Masa ini adalah masa dimana kita hanya perlu mengoreksi diri untuk bisa mempertahankan kesenjangan hubungan kita dengan sang pacar kelak. Ini bisa disebut juga sebagai masa perubahan, masa pembenahan atau masa orde baru.

Kalau di masa pertama tadi adalah masa dimana kita mencari kecocokan dan ketidak cocokan dengan sang pasangan. Di masa ini kita mencoba membenahi hal tersebut. Yang cocok dipertahanin, yang nggak cocok, ya coba dicocokin.

Contohnya gini, misal pasangan kita suka ngangenin mantannya, sedangkan kita sama sekali nggak suka dia ngangenin mantan. Diambil titik tengahnya aja. Pasangan kita harus bisa mengurangi rasa kangen dengan mantannya itu, sedangkan kita harus bisa membuat pasangan kita lupa dengan sang mantan.

Oh iya, hal yang perlu diingat. Masa ini adalah masa dimana 2 orang dalam hubungan itu saling berusaha untuk mencocokan dan membenahi. Bukan cuma salah satu saja. Karena perlu diingat, dalam menjalin hubungan, 2 orang itu yang terlibat. Bukan hanya 1 orang yang tertatih memperjuangkan.

Masa ini biasa terjadi pada bulan keenam hingga bulan kedelapan jadian dan bakal gagal dilewati lagi kalau misal mantan yang dikangeni itu kembali ke pelukan pasangan kita, ada orang lain yang bisa bikin nyaman pasangan kita, dan hadirnya LDR yang mendera.

  1. Masa keterbiasaan.

Selamat. Kalau udah sampai sini, berarti kalian berhasil melalui 2 masa sulit dan hanya tinggal menikmati masa-masa indah bareng pacar.

Jelas dong kalau masa keterbiasaan ini itu adalah masa dimana dua orang dalam satu hubungan sudah saling mengerti, mengisi, dan memahami satu sama lain. Keren kan?

Masa ini lah yang menjadi tolak ukur kelanggengan suatu hubungan. Karena apa? Karena terbiasa. Keren abis. Bahkan dalam hal berumah tangga, gue yakin, keterbiasaan ini yang bikin umur pernikahan itu awet dan tahan lama.

Sedikit cerita, gue tau ini dari nyokap. Sekitar 2 tahun lalu, gue duduk di kursi dan pandangan mata gue fokus menatap layar komputer. Adek gue duduk disamping ngeliatin gue yang lagi asyik main game visual boy advance. Nggak beberapa lama kemudian, bokap gue tiba-tiba ngebentak nyokap. Risih, gue pun berdiri dari kursi, nggebrak keyboard sambil ngomong asal.

“KALAU MAU BERANTEM, JANGAN DIDEPAN ANAK-ANAK. RISIH !!!”

Setelah itu gue pun keluar lewat pintu belakang dan duduk disebuah kursi yang ada dibelakang rumah. Sementara itu, adek gue, dia malah ngambil alih kursi komputer dan nglanjutin permainan gue. Kampret.

Beberapa menit berlalu, nyokap gue keluar. Beliau menghampiri gue. Duduk sebentar disamping gue dan ngomong pelan.

“Maaf ya Feb. Kayak gitu itu udah biasa. Ibu udah beberapa tahun nikah sama bapak. Hidup berdua bareng bapak. Jadi ibu udah tau gimana sifat-sifatnya bapak. Biasa. Ibu udah terbiasa hidup bareng bapak. Bahkan sebelum kamu, kakakmu sama adikmu lahir, Ibu lebih dulu sering berdua bareng bapak. Jadi ya gini. Udah biasa. Dan ibu juga udah milih bapak sebagai pendamping hidup, jadi, ya jalani dan dikasih ngerti. Kayak gini itu, paling 2 hari udah baikan lagi. Tenang.”

Setelah itu, nyokap kembali masuk buat ngerjain pekerjaan rumah. Gue masih diem dan memahami kalimat nyokap diatas. Bener juga.

Iya kan?

Kalau dimasa pacaran, masa ini bakal berlangsung dari mulai bulan kesembilan sampai bulan pernikahan tiba, kemudian bulan kalian punya anak, sampai bulan dimana ajal memisahkan. Keren abis. Sebenernya dimasa pacaran, yang bikin masa ini gagal adalah hadirnya LDR. Karena apa? Karena kita udah terbiasa bersama, sekalinya dipisah? Kangen dan nangis kejer-kejer. Mantan dan orang lain? Kalau kita udah terbiasa sama pasangan kita, nggak bakal ada lagi mereka yang berperan sebagai pengganggu.

Nah, kira-kira itulah ulasan gue tentang 3 alur hubungan yang (harusnya sih) benar.

Hanya dengan memahami dan mempraktekan apa isi dari tulisan ini, kemudian anda menyebarkannya kepada 2 orang teman anda dan mengajak mereka untuk membaca tulisan ini, niscaya anda semua akan mampu menjalin hubungan yang langgeng, yang tahan lama, yang sejahtera sentosa dan yang menjadi idaman semua umat manusia.

Untuk selanjutnya, 2 orang teman yang sudah anda ajak untuk membaca tulisan ini pun secara otomatis sudah menjadi downline tetap anda. Jadi, kesimpulannya, downline anda tersebut masing-masing akan mengajak 2 temannya dan menjadikan hubungan anda berkembang sangat pesat bahagianya.

Kira-kira begini gambaran downline kalian :

Picture by Google

Picture by Google

Magnificent bukan?

HAH? KALIAN NGGAK PERCAYA?!!

Oke, liat pengakuan beberapa happy customer yang pernah membaca tulisan ini :

“Hanya dengan membaca tulisan ini dan menyebarkannya ke 2 orang teman, saya sekarang bisa kuliah dengan uang orang tua saya sendiri” –SUKIDI, MAHASISWA ABADI-

“Setelah membaca tulisan ini dan menyebarkannya ke 2 orang teman, saya mendapatkan sebuah Mobil BMW yang dikendarai seseorang sedang menjemput gebetan saya” –WARJIMAN, JOMBLO ABADI-

“Kemarin saya tidak membaca tulisan ini dan tidak menyebarkannya ke 2 orang teman, hasilnya, saya pun diputus pacar saya karena saya ketahuan menikah sama mantan. Jadi setelah itu, saya membaca tulisan ini dan mencoba menyebarkan ke 2 orang teman, hasilnya? Saya nggak balikan sama mantan dan tetap menjalin rumah tangga dengan istri saya sekarang” –SARIMIN, PECINTA MANTAN-

Jadi, masih ada yang percaya kalau hubungan tahan lama itu hanya bisa diraih dengan ngasih keperawanan atau keperjakaan lo?

THINK AGAIN!

READ MY BLOG FOR NOW, AND SHARE ANYWAY !!!

Terimakasih. Semoga hubungan kalian lancar dan tahan lama.

Advertisements

71 comments

    1. Abot banget Wind :’

      koe ojo lali juga nyebar tulisan iki ben entok downline sing akeh. terus goleko pacar ben hubunganmu lancar. rugi wis kerjo duite akeh, tapi rung ono le ngekei perhatian :’)

  1. Hahah.. Bisa aja kamu, Feb! 😀

    Aku uda pernah ngerasain LDR hampir 3 taun, dan yah, ngga berakhir bahagia karena akhirnya mesti putus. Mungkin di awal bisa bertahan, tapi lama-lama capek. Capek nahan rindu. Capek ketika sakit, cumak bisa denger suara doank. Bukan orangnya langsung yang nyamperin dan jenguk sambil bawain sekeranjang apel. Capek ketika cuman bisa liat fotonya doank. De es be de es te.

    Btw.. Cumak ada satu mantan yang sekarang jadi temen akrab. Ngga tau deh bakalan gimana, semisal dia atau aku uda punya pacar nantinya.. 😛

    1. Bisa dong mbak Beb :p cari downline dong mbak sekarang juga :’

      gilak? LDR 3 tahun ? tahan banget :’ dulu aku aja LDR beberapa bulan langsung putus kok :’ terbiasa dijogja 3 tahun sama-sama, eh aku pindah ke kalimantan. ya ambyar :’

      aaaaaa bisa balikan nih :p

      1. Wkwkwk.. Dulu aku pernah ikutan lagi. Capek ah nyari downline. Mending cari pasangan *eh* 😛

        Ditahan-tahanin, Feb. Namanya jugak cinta 😀 Tapi ya gitu, ternyata komunikasi aja ngga cukup. Meski kadang bisa sebulan sekali ketemu, tetep aja ngga bisa. Mungkin emang ngga jodoh kali ya.. Wueeeeeh.. Jarak emang kejam yah, Feb 😦 Makanya sejak kejadian itu aku ogahan ah kalok LDR. Ngga kuat 😦

        Hahah.. Serius ngga ada kepikiran buat balikan. Temenan aja. Untuk saat ini. 😛

      2. BENER BANGET MBAK !!! MENDING CARI PASANGAN TERUS DIJADIIN DOWNLINE :3

        walaupun cinta, kalau ditahan-tahan terus-terusan ya tetep bakal jebol karena cinta itu sendiri mbak 😀
        berat banget mbak beb jarak tuh :’ bisa dengan tega nghancurin hubungan orang :’

        wkwkw temenan? sampai kapan? nanti juga kebakar cinta dengan sendirinya :p

      3. Ngahahah.. OGAH! AKU UDA MUAK SAMA MLM! 😀

        Yap. Bener, Feb.. LDR mungkin bisa berhasil, tapi yang jelas orang itu bukan aku. 😛 Aku ngga mau lagi berharap bahwa Tuhan akan mempertemukan jalan hingga akhirnya tak akan berpisah. Berpikir realistis aja kalok sekarang mah. Kesian otak sama badan kalok ngarepin mulu.. Wkwkwk.. 😀

        Hmm.. Iya yah.. Mau temenan sampek kapan yah? 😦

      4. Pernah ada hubungan menarik sama MLM mbak? wkwkw

        Bener. malah bikin sengsara hidup aja mbak kalau ngarepin yang jauh-jauh, toh belum tentu jodoh juga :’

        sampai kalian menikah aja :p ya selamanya lah 😀

      5. Ada.. Sekali.. Dan bikin kapok.. Hahah.. 😀

        Ehm.. Sebenarnya mikir gini aja sih, keknya ngga layak buat diperjuangin.. Makjleb. 😛

        Huaaaa.. Masih lama banget kali, Feeeeb..

      6. hahaha aku cuma pernah ikut seminarnya doang :’ wwkwk

        kenapa nggak layak diperjuangin :’ kenapa bisa tau kalau dia nggak bisa diperjuangin 😀 wkwkwk

        iya kalik bisa dicepetin

      7. Trus otak penuh sama kata-kata motivasi. Bahahah.. 😀

        Karena hati kecil ku telah berkata, emang hubungan ini ngga layak diperjuangin.. Dan setelah nyobak, akhirnya malah jadi kenyataan kan.. Wkwkwk.. 😀

        Ogah ah dicepetin. Masih terlalu keciiiil 😛

      8. bener banget -_- saking penuhnya jadi muak lama lama wkwkwk

        huuuu hubungan kok nggak layak diperjuangin. emang ada sih ya :’ hiks wkwkw

        situ udah tua mbak -_-

      9. Muak banget lah, Feb. Rasanya pengen jejelin knalpot ke mulut yang ngomong itu! Bahahah.. 😀

        Ya ada lah. Misalnya hubungan aku sama.. Ah, sudah lah. Ngga usah dibahas. 😛

        Masa sih? Pas aku cek kulit di SK-II, usia kulit ku 15 tahun loooh..

      10. kamu bisa nglepas knalpot dari motor dulu nggak mbak :p

        aaaaah mbak beb mah hubungannya banyak banget -_- dasar orang tua :p

        apa coba usia kulit mah nggak ngaruh sama umur sebenernya kan mbak?

      11. Bisa. Aku suruh aja orang bengkel buat lepasinnya. Gampang kan. Hidup mah ngga perlu ribet en susah. 😀

        Aku ngga punya hubungan nih. Gebetan aja ngga punya. Sedih ya. Masa lalu tuh Feeeeb, kalok hubungan sama si A, B, C, D.. 😛

        Iya sih. Tapi kaaaan yang keliatan tuh luarnya dulu, baru dalemnya. Btw, ini ngomongin apa sik.

      12. Siapa bilang? Justru ini kebanyakan beban, makanya sampek linglung kayak ginih.. Hahah.. 😀

        Ohya? Gimana kalok kita saling ngegebet ajah? Wkwkwk 😛

        Lha iya. Tiap kali komenan selalu OOT, Feb 😀

  2. kebetulan skrg lagi pedekate, kudu lebih teliti nih cari tau cocok atau enggak, biar bisa saling menyesuaikan, terus menikmati masa-masa indahnya pacaran. Azeek.

    1. Waahahaha semangat pedekate mas 😀 . iya, harus bener-bener nyari yang cocok itu mas. salah-salah nyari itu nanti bikin sakit loh :’ semoga kesampaian ya 😀

      oh iya, jangan lupa cari downlinenya :p

    1. kapal pesiar? kamu harus mengembangkannya selama 2 tahun us. kalau bisa 50000000000 tahun, jangankan kapal pesiar, pulau dengan beribu kaum hawa pun bisa kamu beli.
      menguntungkan sekali bukan? cari downlinenya ya :’

      Hahaha bisyak aja lu us 😀 thanks deh :p

  3. Apaan lo, downline kampret, gue pernah ketipu sama MLM. Gue benci, bencik bencik.

    Gue lagi di masa penyesuaian. Penyesuaian sama keluarganya yang kadang nyuruh gue buat benerin komputer, laptop, dan mereka mempromosikan gue ketetangga bahwa gue bisa memperbaiki komputer. Bayarannya makan gratis. keren abis.

    Mungkin kalo ntar lo udah ketemu keluarga besarnya Afnita, akan ada sesi permintaan dari keponakan Afnita “Om beli es krim magnum”, siap – siap aja beliin es krim untuk keponakan pacar lo, seberapa banyak keponakannya. Gue udah ngalamin, dan alhamdulillah Melly ngerti banget, jadi pake uang dia belinya. Gak modal abis, dan gue mohon lo jangan ngikutin.

    Dari itu semua, kita punya tetap bertahan.

    1. ada yang punya kisah indah bersama MLM, ciyeee :p wkwk

      masa penyesuaian ternyata lama juga ya. dan lo udah sejauh itu akrab sama keluarganya melly. udah nyaman banget. apalagi keluarga besarnya melly, sampai saudara minta dimanjain beli eskrim gitu. sebenernya, justru itu yang gue pengen :’

      tapi, gue gagal lebih cepat ternyata :’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s