Hidup itu……. Seni

Image

 

….hari itu, matahari masih tetap sama menampakan sinarnya dari timur, semua suara perlahan sahut menyahut, dari suara ayam,langkah kaki hingga kendaraan, semua sudah bersedia menyambut pagi yang cerah, tak terkecuali David, dia tak akan melewatkan indahnya pagi ini, dengan kursi roda dia keliling memutar halaman rumahnya, sesekali dia tersenyum melihat ada beberapa rombongan orang orang lari bersama sambil bercanda, memory masa lalu pun sekelebat hadir di pikiran David.

Ya, 2 tahun yang lalu, David selalu ikut beberapa rombongan yang tadi David lihat, David ikut berlari dan bercanda di dalam rombongan tersebut, tapi entah semua sudah di tentukan jalannya oleh sang khaliq, seakan rutinitas tersebut hancur tak berbekas, saat David bersama beberapa temannya sedang berjalan di trotoar jalan, tiba tiba, ada seorang pengendara sedan mabuk tak bertanggung jawab menabrak dia dan beberapa temannya itu, setidaknya ada 11 orang yang tertabrak mobil sedan tersebut, 3 orang tewas di tempat, 3 orang tewas saat menjalani perawatan medis dan 5 orang lainnya selamat tapi dengan penuh luka.

Beruntung, David di berikan kesempatan 2 kali untuk hidup, dia termasuk dalam 5 orang yang selamat dalam tragedymaut sedan edan tersebut. meskipun hasilnya kaki David harus di amputasi dan pergelangan tangan kiri David yang retak hampir patah, David tetap percaya bahwa ini kesempatan terakhir diberikan sang khalik untuknya. Untuk membenahi masa-masa hidupnya yang terlanjur dirusak oleh zaman.

Pergaulan bebas sampai pemakaian barang haram disebut Narkoba pernah sesekali David icip-icip, seperti halnya acara makan yang ada di TV itu, David hanya bicara “Maknyoooos” pada narkoba, tanpa peduli bagaimana masa depannya.

Awal mula David memakai Narkoba itu jelas dari teman karibnya yang lebih dulu terjerumus dalam dunia modern itu, Farel namanya, dia memberikan sebuah bungkusan layaknya kapur diremes-remes, kemudian menawarkan “kapur kremes” itu kepada David. Alhasil Farel dengan sukses memberikan efek kecanduan kepada David, emang kampret ini Farel nih.

Untungnya….. kecanduan David tidak terlalu menjadi-jadi seperti orang cacingan yang merengek minta “kapur-kremes” itu, walaupun david sudah mencoba “kapur-kremes” itu, David masih tetap rutin berolah raga bermain futsal, berlari keliling kompleks dan lainnya.

Sampai akhirnya kejadian yang tidak di inginkan pun tak dapat terelakkan… sekarang david hanya bisa duduk kursi roda cantiknya, memandang segi keindahan dari sang pencipta, melihat kembali dengan mata terbuka kesempatan yang kedua ini. Sungguh sangat beruntung. Beruntung.

Sekarang hidup David telah berubah… bukan karena produk yang mengiklankan “dulu hidup saya berantakan… setelah saya minum blablabla,………….” seperti itu. David benar-benar mendapat sebuah hikmah yang berarti, dia meninggalkan semua kebiasaan buruknya dan mulai membenahinya menjadi kebiasaan yang baik dan benar.

Sampai dalam satu moment david termenung dalam kesendirian malam… david menuliskan sebuah tulisan… agar kelak tiada david yang selanjutnya… ya kalau masih di beri kesempatan hidup? Kalau kagak?

Hidup itu seni…

Seni yang terindah dan sempat terlupakan….

Seni yang abstrak namun sempat tak terlihat….

Seni yang mempesona namun terhalang….

Seni yang terlihat jelas namun tersensor….

Sebagian bisa melihat seni dari sisi yang benar…

Dan sebagian yang lain….

Justru hanya bisa melihat seni dari sisi yang salah…

Hanya yang melihatnya dengan benar yang mampu bersyukur…

Dan mereka yang melihatnya dengan salah yang akhirnya terkufur…

Jika akhirnya yang melihat seni dengan salah mulai dibenarkan…

Apakah yang sebenarnya salah benar-benar mau untuk di benarkan?

Apakah harus dengan cara yang salah untuk membenarkan?

Jika nantinya yang salah akan tetap di diamkan dalam kesalahan…

Apa bisa yang salah tetap tertawa bangga dalam kesalahan?

Sebelum terlambat…. buka mataaa dan lihat dengan mata lensa yang sebenarnya…

Bahwa hidup itu…. Seni yang indah…

 

Waiting till death? Why? Now or nothing ! *ngaco bahasa inggrisnya hahahaa…. enjoy.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s